Tak Dilibatkan Dalam Perekrutan Naker Smelter, DPRD Desak Pemda Sumbawa Bersikap

oleh -244 Dilihat
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 September 2022)–Perekrutan tenaga kerja untuk Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tengah berlangsung. Informasinya, dibutuhkan sebanyak 2.000 tenaga kerja. Proses perekrutannya pun dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Namun isu yang berkembang, bahwa perekrutan tenaga kerja tersebut hanya dikhususkan bagi warga yang ber-KTP KSB. Jika isu ini benar, maka tidak ada peluang bagi tenaga kerja di luar KSB termasuk Sumbawa untuk mendapatkan akses dari peluang tersebut.

Sebab sejauh ini Kabupaten Sumbawa melalui leading sector terkait tidak dilibatkan dalam proses perekrutan. Terhadap hal ini, Wakil ketua 1 DPRD Sumbawa, Drs. Mohammad Ansori angkat bicara.

Kepada samawarea.com, Ansori yang juga Ketua DPC Gerindra Sumbawa ini meminta PT AMNT bersikap transparan terhadap perekrutan tenaga kerja untuk pembangunan smelter. Sebab tidak dijelaskan apakah tenaga kerja itu dikhususkan untuk masyarakat atau semua masyarakat NTB termasuk Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Pemda KSB Bangun Jaringan Air Bersih di 7 Titik

Ansori juga meminta Pemda Sumbawa untuk bersikap dan tidak diam. Pemda Sumbawa harus memiliki bargaining yang kuat agar keberadaan smelter tersebut berdampak positif bagi masyarakat Sumbawa terutama tenaga kerja.

Pemda harus mengajukan nota protes kepada perusahaan sekaligus meminta porsi tenaga kerja dari Kabupaten Sumbawa. Selain itu melibatkan Pemda Sumbawa dalam perekrutan tenaga kerja khususnya dari Sumbawa. “Secara terang benderang, Amman Mineral tidak melibatkan Pemda Sumbawa,” sesalnya.

Politisi berlatar pengusaha ini mengemukakan alasan mengapa Pemda Sumbawa harus dilibatkan. Sumbawa menurut Ansori, merupakan salah satu locus kegiatan usaha pertambangan Amman Mineral. Sebab sampai saat ini, kegiatan pertambangan Amman Mineral masih berlangsung di Dodo Rinti yang merupakan wilayah administratif Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Kantongi Dana Ratusan Juta, Fachry akan Realisasikan TPU Samapuin

Dari beberapa kali ekspos progress pertambangan Dodo Rinti yang dilakukan saat masih dioperasikan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), bahwa kandungan Dodo Rinti 18 kali lipat dari Batu Hijau. Sampai sekarang Dodo masih dalam tahap eksplorasi.

Ketika Dodo Rinti nanti telah berproduksi, kandungannya akan dikelola di Smelter yang berada di Kabupaten Sumbawa Barat. Karena itu sangat wajar Pemda Sumbawa dilibatkan dalam proses perekrutan tenaga kerja untuk Smelter. “Rencananya masalah ini akan kami bahas dengan leading sector terkait, untuk menjadi dasar bagi kami untuk bersikap secara kelembagaan,” tandasnya. (SR)

mahkota rokok NU
Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *