Oleh: Herma Lestari (Mahasiswi Fakultas S1-Keperawatan, STIKES Griya Husada Sumbawa)
Prilaku seksual diluar nikah atau yang sering kita dengar istilah seks bebas sudah tidak asing lagi untuk kita terlebihnya untuk kalangan remaja yang sedang masa-masa percintaan atau yang biasa disebut masa bucin. Seperti yang bisa kita lihat dari sosial media kebanyakan anak remaja sekarang tidak merasa malu mempublish, memposting, menyebarluaskan video mesra dengan pacar mereka. Bahkan di tempat umum juga banyak dari pasangan remaja yang tidak segan untuk pamer kemesraan seperti bergandengan tangan, berpelukan sampai yang lebih parah lagi.
Tidak hanya pasangan suami istri tetapi pasangan yang belum terikat sepenuhnya pun bisa saja melakukan seks dengan bebas tanpa memikirkan dampak dari seks bebas yang dilakukan. Banyak kasus anak remaja SMA bahkan remaja SMP yang terkait dengan kasus seks bebas. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya seks bebas di antaranya faktor lingkungan, rasa penasaran yang tinggi dan minimnya pengawasan orang tua.
Berdasarkan data survei Komisi Perlindungaan Anak Indonesia di indonesia ada 4 kota dengan kasus seks bebas tertinggi. Sebanyak 93,7 persen remaja SMP dan SMA pernah berciuman dan melakukan hubungan seks. Survei KPAI tersebut menunjukan bahwa 92,3 persen. Selain itu sebanyak 21,2 persen remaja SMA pernah melakukan aborsi. Data survei KPAI ini di publish 15 tahun lalu yang artinya angka ini bisa berubah menjadi lebih baik dan lebih buruk.
Mungkin kita berpfikir hanya anak remaja saja yang melakukan seks bebas tapi orang dewasapun bisa saja melakukan hal yang tidak baik tersebut. Berdasarkan berita yang ditayangkan KOMPASTV salah satu kasus di Indonesia yang sedang hangat di perbincangkan simpan janin selama 10 tahun. Ditemukan 7 janin pada kost yang ditempati sepasang kekasih di Makassar, Sulawesi Selatan. Dimana pada suatu ketika pemilik kost mencurigai pasangan tersebut karena telah lama meninggalkan kost dari Bulan Desember.
Karena pemilik kost ingin menempatkan kost tersebut pada orang lain jadi si pemilik kost membersihkan kost tersebut dan menemukan 8 item dan 7 diantaranya adalah boxs yang sudah dilakban dan pemilik kost mencium bau tidak enak dan hal itu dilaporkan ke pihak kepolisian terdekat dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium hasilnya ditemukan 7 bayi.
Keterangan dari pelaku perempuan tersebut mengakui bahwa ke 7 janin itu adalah miliknya yang berawal dari tahun 2012 aborsi pertama pada bulan desember selain itu aborsi yang dilakukan juga tanpa campur tangan orang ketiga, polisi juga mendapat keterangan bahwa pelaku perempuan bahwa pernah berpendidikan kebidanan.
Dari kedua tersangka alasan dilakukannya aborsi tersebut bahwa dari pihak laki-laki belum memiliki pekerjaan tetap dan dari pihak perempuan merasa malu jika diketahui memiliki bayi diluar nikah dan kedua pasang kekasih tersebut sudah di amankan. Keterangan dari polri setempat bahwa akan dilakukan tes kejiwaan pada sepasang kekasih tersebut karena dilihat dari prilaku keduanya yang sangat tidak memiliki perasaan saat melakukan hal yang tidak baik tersebut.
Selain tidak memiliki rasa kemanusiaan pasangan tersebut juga mengambil hak hidup atas ketujuh bayi yang di gugurkannya itu. dan atas perbuatan yang dilakukan sepasang kekasih ini pun ditahan dan akan di tindaklanjuti pihak kepolisian
Tindakan dari aborsi adalah membunuh dan megugurkan ciptaan tuhan yang semestinya dijaga dan disyukuri kehadirannya. Dalam Humanisme (memanusiakan manusia) kita harus memiliki rasa cinta dan kasih sayang antara sesama. Jika di lihat lagi aborsi merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan prinsip humanisme, karena dengan aborsi sama saja merampas hak hidup janin yang di kandungnya. Dalam pandangan masyarakat aborsi juga tidak sesuai dengan norma dan etika yang baik.
Etika yang harus kita miliki dalam diri kita dilihat dari prilaku bagaimana kita menghargai atas apa yang di berikan oleh tuhan, bagaimana cara kita menghargai hak atas seseorang dan bagaimana cara kita berfikir sebelum melakukan sesuatu yang berdampak buruk kedepannya dan bagaimana cara kita menghargai orang di sekitar kita.
Selain berdampak buruk bagi diri sendiri prilaku ini bisa membuat msyarakat beropini yang tidak baik tentang ajaran yang di berikan orang tua dan keluarga. masyarakat juga bisa saja meragukan latar pendidikan yang sudah diraih, itu karena prilaku yang tidak senonoh dan tidak seharusnya dilakukan! HINDARI SEKS BEBAS!!






