SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29 Juni 2026) – Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Tim pelaksana Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) UTS, berhasil meraih dua penghargaan bergengsi pada Seminar Hasil Program Kosabangsa Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Denpasar, Bali, 25–26 Juni 2026.
Dalam ajang tersebut, Tim Program Kosabangsa UTS sukses menyabet Juara I Kategori Produk Kosabangsa Terbaik serta Juara II Kategori Dampak Pemberdayaan dan Keberlanjutan Masyarakat Terbaik.
Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan UTS menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal yang tidak hanya menghasilkan produk unggulan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Program Kosabangsa dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Teknologi Sumbawa sebagai perguruan tinggi pelaksana dan Universitas Mahasaraswati Denpasar sebagai perguruan tinggi pendamping. Sinergi kedua perguruan tinggi tersebut memperkuat pelaksanaan program melalui kolaborasi keilmuan, pendampingan teknis, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
Program ini berlokasi di Desa Ropang, Kabupaten Sumbawa, dengan fokus pada pengembangan sistem terintegrasi budidaya dan pengolahan kemiri. Melalui program tersebut, potensi lokal dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain menghasilkan produk bernilai tambah, program juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, hingga perluasan akses pasar. Inovasi yang dikembangkan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan memanfaatkan seluruh bagian komoditas kemiri sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi, mengurangi limbah, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.
Pelaksanaan Program Kosabangsa juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sumbawa melalui Program Sumbawa Hijau Lestari, yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Tim Program Kosabangsa UTS, Emsal Yanuar, S.Si., M.Si kepada samawarea.com, Senin (29/6/26), menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh anggota tim, perguruan tinggi mitra, dukungan institusi, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Penghargaan ini kami persembahkan kepada masyarakat Desa Ropang yang telah menjadi mitra strategis dalam setiap tahapan kegiatan. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa,” ujarnya.
Emsal juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (DRPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) atas dukungan pendanaan, pembinaan, dan kepercayaan melalui Program Kosabangsa Tahun Anggaran 2025.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada pimpinan Universitas Teknologi Sumbawa, Universitas Mahasaraswati Denpasar beserta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Pemerintah Desa Ropang, kelompok masyarakat mitra, PT Sumbawa Jutaraya (SJR), serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung keberhasilan program.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu melahirkan inovasi yang berdampak luas, memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus mendukung pembangunan berbasis potensi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. (SR)






