Korban Tertebas Parang, Pelaku Curanmor Pingsan Dihajar Massa

oleh -323 Dilihat

LOMBOK TENGAH—Korban dan pelaku pencurian sepeda motor sama-sama dilarikan ke rumah sakit, setelah keduanya terlibat perkelahian. Korban mengalami luka tebasan akibat diserang menggunakan parang, sedangkan pelaku babak belur dan tidak sadarkan diri setelah dihajar massa.

Kasus tersebut terjadi di depan Warung Ayam Geprek, wilayah Kelurahan Leneng Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Selasa (14/12) malam pukul 20.30 Wita.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono ,SH, SIK, MH melalui Kapolsek Praya IPTU Hariono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berawal ketika korban memarkirkan kendaraannya di depan rumah makan Ayam Geprek tempatnya bekerja.

Sekitar pukul 20.30 Wita, korban dan saksi LGA memasak di dapur. Karena mendengar motor dirusak lalu dihidupkan, korban dan saksi keluar dari dapur, melihat sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku.

Korban yang berboncengan dengan saksi berusaha mengejar pelaku ke arah Jalan Ki Hajar Dewantara, lingkungan Tengari Kelurahan Praya. Tepat di depan warung soto Lamongan, korban berusaha menendang kendaraan yang dibawa pelaku. Baik korban maupun pelaku terjatuh. Pelaku pun bangkit berusaha melawan korban dan saksi, seraya mencabut sebilah parang.

“Korban yang dibantu saksi berusaha melawan sehingga korban mengalami luka tebas di pangkal lengan sebelah kiri, luka sayat di dada dan dagu,” terang Kapolsek.

Masyarakat yang melihat perkelahian itu, ikut membantu korban dan berhasil menangkap pelaku. Seperti dikomando pelaku dihajar hingga babak belur dan tidak sadarkan diri. “Untuk sementara pelaku dan korban dibawa ke RSUD Praya untuk dirawat dan dalam pengawasan aparat kepolisian,” ujar Kapolsek.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah sepeda motor Honda Beat warna hitam DR 6285 UB, sebilah parang dan kunci leter T milik pelaku. (SR)

bawaslu samawa https://www.samawarea.com/wp-content/uploads/IMG-20260410-WA0032.webpsrc="https://click.advertnative.com/loading/?handle=14885" >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *