DOMPU—Naas menimpa SE (37). Wanita asal Desa Kwangko, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu ini terseret arus sungai dan ditemukan meninggal dunia. Musibah ini terjadi Selasa (14/12) sore.
Saat itu korban bersama teman-temannya dalam perjalanan pulang dari ladang jagung di persawahan Karebe Dusun Kwangko, Desa Kwangko. Namun perjalanan mereka dihambat sungai yang sedang meluap menyusul curah hujan yang cukup tinggi.
Warga yang berada di lokasi sempat memperingati korban dan temannya agar tidak menyeberangi sungai tersebut dan mencari jalan lain. Namun korban bersikeras untuk menyeberangi sungai.
Di tengah aliran sungai dengan kedalaman sekitar 1 meter, korban terpeleset lalu terseret arus air. Situasi pun berubah panic, dan teman korban berteriak meminta pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak mencari korban.
Setelah 15 menit, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dasar sungai dengan keadaan kaki korban masuk ke dalam lubang pipa berdiameter sekitar 30 cm yang mengarah ke lahan milik warga. Setelah korban berhasil dievakuasi, langsung dibawa ke rumah duka.
Kapolsek Manggalewa, IPTU Abdul Malik SH, menjelaskan, dari keterangan saksi–saksi yang berada dilokasi kejadian, korban meninggal akibat tenggelam. Keluarga korban menolak diautopsi dan menerimanya sebagai musibah. (SR)






