Mogok di Tikungan, Mobil Pengangkut BBM Hangus Terbakar

oleh -124 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (29 April 2026) —Api berkobar hebat melahap mobil pick up bermuatan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 19.50 Wita.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Lintas Lanci Jaya, Desa Soriutu. Mobil pick up dengan nomor polisi EA 8242 PA yang mengangkut BBM jenis solar dan pertalite itu diketahui dikemudikan oleh Hamidun (40), warga Dusun Lo, Desa Kramat, Kecamatan Kilo.

Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan sempat mengalami mogok di tikungan jalan. Tak lama kemudian, muncul percikan api dari bagian bawah mobil. Sopir yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun api dengan cepat membesar, diduga akibat tumpahan BBM yang tersambar sumber api.

Dalam kondisi panik, pengemudi meninggalkan lokasi menggunakan ojek menuju rumahnya di Desa Kramat.

Sekitar pukul 20.20 Wita, personel Polsek Manggelewa yang dipimpin Ka SPKT I AIPTU Safrin bersama tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Manggelewa tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dijinakkan pukul 20.50 Wita.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Selain satu unit mobil pick up jenis New Carry, sekitar 100 jerigen BBM hangus terbakar.

Selama proses pemadaman, aparat kepolisian juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Manggelewa, IPDA Yadhulul Muslihin, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.

“Kami segera mendatangi lokasi, mengamankan TKP, membantu pemadaman bersama Damkar, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga akan melakukan pendalaman terhadap pemilik maupun pengemudi kendaraan.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengangkut BBM.

“Pengangkutan BBM harus memperhatikan aspek keselamatan karena sangat mudah terbakar. Kami juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian serupa,” jelasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *