MATARAM, samawarea.com (6 November 2021)
Nelayan di Pantai Ampenan terkejut saat melihat dua mayat mengapung dengan posisi telungkup, Sabtu (6/11) pagi. Belakangan, kedua jasad itu teridentifikasi berinisial DES dah AF—remaja berusia 17 tahun, asal Lingkungan Karang Bata, Kelurahan Abian Tubuh Baru, Sanubaya, Kota Mataram.
“Saat sedang memancing, tidak lama saya lihat jasad mengapung dalam posisi telungkup. Tubuh mayat sudah membengkak dengan kulit sudah mengelupas,” ujar saksi.
Tim SAR yang mendapat laporan langsung menuju TKP untuk mengevakuasi mayat tersebut. Berdasarkan penuturan saksi Sapari, DES merupakan keponakan salah satu korban yang 3 hari lalu hanyut dan ditemukan di Sungai Kali Jangkuk, Tibu Atas, Dusun Batu Asak, Desa Buwun Sejati, Kabupaten Narmada.
Kapolsek Ampenan, AKP Ricky Yuhanda, S.I.K., saat dikonfirmasi membenarkan, kedua korban tersebut termasuk tiga korban yang hilang di Sungai Kali Jangkuk, Desa Buwun Sejati. “Satu korban sudah ditemukan, dan dua inilah yang hanyut ke laut,” kata Ricky.
Ricky mengatakan kedua mayat pelajar itu sudah dievakuasi oleh tim Basarnas Mataram ke Lembar, Lombok Barat. “Dievakuasi ke Lembar, Lombok Barat karena lebih dekat dengan lokasi temuan. Nanti dari Lembar, keduanya akan dibawa langsung ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan, selanjutnya kedua korban diantar ke rumah duka masing-masing,” tutup Kapolsek Ampenan.
Untuk diketahui, korban yang ditemukan ini adalah 3 remaja yang sedang mandi di permandian Sungai Tibu Atas, wilayah Dusun Batu Asak, Desa Buwun Sejati Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Kamis (4/11) lalu. Sebelumnya sekelompok remaja dari Mataram berjumlah 10 orang datang ke permandian tersebut.
Namun saat mereka mandi sambil terjun dari ketinggian tertentu, 3 orang di antaranya hanyut terbawa arus sungai. Beberapa rekannya pun pergi meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan peristiwa tersebut di kantor desa. Selanjutnya Bhabinkamtibmas melaporkannya ke Polsek Narmada yang diteruskan ke Tim SAR Kabupaten Lombok Barat.
Bersama Tim SAR, Polsek Narmada melakukan pencarian di sekitar lokasi hingga menyusuri aliran sungai. Satu korban berhasil ditemukan, sementara 2 korban lagi dalam pencarian. Tim menghentikan pencarian di hari kedua setelah hilangnya korban. Akhirnya keduanya ditemukan nelayan di Pantai Ampenan. (SR)






