SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 November 2021)
Keberadaan Bendungan Beringin Sila dan Pengembangasn Jaringan Irigasinya di Kecamatan Utan, disambut gegap gempita masyarakat setempat. Tidak heran jika pembangunan proyek mega raksasa ini berjalan lancar. Pasalnya, bendungan dan jaringan irigasinya ini menjadi impian masyarakat terutama para petani.
Abdul Karim, salah satu pemilik tanah terdampak pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila, Selasa (16/11) menyatakan sangat mendukung dan siap mengawal proses pembangunan tersebut. Keberadaan Bendungan Beringin Sila beserta jaringan irigasinya ini sudah diidam-idamkan para petani sejak Tahun 1980 lalu.
Sebab, sebagian besar lahan pertanian di wilayah Utan dan sekitarnya merupakan lahan tadah langit yang panen sekali dalam setahun. Melihat kondisi tersebut, Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc (Almarhum) mengusulkannya agar mimpi masyarakat setempat menjadi nyata.
“Alhamdulillah meski beliau sudah tiada, hasil perjuangan beliau dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Utan dan sekitarnya,” kata David—sapaan beken Abdul Karim yang ditemui media ini di sela-sela Konsultasi Publik yang digelar Tim Pengadaan Tanah Kabupaten Sumbawa di Aula Kantor Desa Motong Kecamatan Utan.
Ia meyakini keberadaan Bendungan Beringin Sila, masyarakat semakin sejahtera. Yang semula menjadi lahan tidur berubah produktif dengan panen tiga kali setahun. Selain itu lokasi bendungan dapat dikelola menjadi destinasi wisata yang memberikan dampak ikutan lain bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat.
“Karena itu, menjadi harga mati bagi masyarakat untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan pembangunan Bendungan Beringin Sila dan pengembangan jaringan irigasinya,” pungkasnya. (SR)






