KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFO KABUPATEN SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT, samawarea.com (16 November 2021)
Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST terus berupaya menjemput program ke pemerintah pusat untuk masyarakat dan daerahnya. Kali ini giliran Kementerian Pertanian yang disambangi dan berharap program unggulan setempat diarahkan ke Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kunjungannya, Wabup yang akrab disapa Bang Fud, didampingi Kepala Dinas Pertanian Sumbawa Barat dan Kepala Bidang Tanaman Pangan.
Dikonfirmasi via telpon seluler, Kepala Dinas Pertanian Sumbawa Barat, Suhadi mengatakan, dalam kunjungannya Wabup bertemu langsung dengan Menteri Pertanian, Yasin Limpo. Kepada Menteri, Wabup meminta agar program unggulan kementerian tersebut digulirkan ke KSB. Seperti program Korporasi Desa Sapi, pengembangan Food Estate dengan komoditi utama jagung seluas 4000 hektar.
Apalagi program Food Estate Kementerian Pertanian komoditi utamanya adalah jagung. “Di daerah kita banyak lahan tadah hujan yang tanaman utamanya adalah jagung. Permintaan Wakil Bupati ini sangat relevan dengan kondisi kita di Sumbawa Barat yang mayoritas masyarakatnya adalah peternak dan petani. Saya sangat yakin apabila program tersebut dikolaborasi maka pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peternak dan pertanian akan bertumbuh pesat,” ujarnya.
Di bagian lain, lanjut Suhadi, Wabup juga berharap agar Kementerian dapat mengembangkan kopi di Desa Rarak Runges seluas 300 hektar. Sebelumnya sudah diusulkan, karena Desa Rarak Ronges masuk dalam pilot project Pemda KSB. Rarak Runges akan dijadikan Desa Agro Wisata, karena berada 600 meter di atas permukaan laut (mdpl) sehingga sangat cocok. Bukan hanya kopi, buah-buah juga sangat pas karena daerahnya yang sejuk, dengan pemandangan yang indah karena didukung wisata air terjun.
“Apabila kementerian bisa membantu mengembangkannya, saya yakin Desa Rarak Ronges dengan segera menjadi daerah agrowisata, yang akan memicu geliat ekonomi Kabupaten Sumbawa Barat,” tandasnya, seraya mengaku bahwa Wabup saat itu sempat mempromosikan Kopi Rarak dan Madu Mataiyang kepada Menteri Pertanian, sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Sumbawa Barat.
Menteri Pertanian Yasin Limpo sangat mengapresiasi dan merespon positif kunjungan Wabup KSB. Menteri mengatakan kunjungan ini salah wujud kerja keras kepala daerah untuk memperjuangkan peningkatan akselerasi pembangunan di daerahnya, khususnya pembangunan pertanian.
“Setiap silaturrrahmi yang baik pasti akan membawa kebaikan, sehingga setiap penerapan program kementerian nantinya akan selalu memperhatikan Sumbawa Barat. Semoga pertanian dan Perternakan Sumbawa Barat terus maju,” cetusnya. (HEN/SR)






