Kampanyekan Kelestarian Laut, Wakil Ketua DPRD Ansori Sponsori Balap Sampan Prajak

oleh -370 Dilihat

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12 September 2021)

Festival Balap Sampan kembali digelar, Minggu (12/9). Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir ini berlangsung cukup semarak. Kendati terlaksana dengan Protokol  kesehatan (Prokes) Covid-19. Balap sampan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, merupakan ikon wisata Desa Batu Bangka.

Dihadiri Kadis DPMD Sumbawa, Rachman Ansori ME, kegiatan tersebut dibuka secara resmi Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Drs. Muhammad Ansori selaku penggagas dan sponsorship sejak 2017 lalu. Event tahunan bagi masyarakat di pesisir Teluk Saleh ini terwujud atas kolaborasi Pemerintah Desa Batu Bangka dengan Politisi Gerindra tersebut.

Hajatnya, selain ajang silaturahmi, sekaligus dimanfaatkan sebagai wadah mengampanyekan pelestarian laut. Khususnya Zonasi Kawasan Konservasi Taman Wisata Perairan (TWP) Liang Ngali.

Dalam sambutannya, Muhammad Ansori menyampaikan, bahwa festival semacam ini merupakan salah satu ikhtiarnya bersama Pemdes Batu Bangka untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Kelestarian laut. Ini dimaksudkan agar potensi yang terkandung di dalamnya dapat terus dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Nenek moyang kita adalah palaut. Laut merupakan lingkungan yang harus kita pertahankan dan lestarikan. Termasuk lingkungan sekitarnya. Jangan sampai dirusak dan tidak dijaga. Karena laut itu adalah mata pencaharian. Kalau laut rusak, anak cucu kita mau kemana,” pesannya di hadapan masyarakat Dusun Prajak yang sebagian besar nelayan tersebut.

Menurutnya, untuk mencapai kesejahteraan maka kegiatan ini harus terus terlaksana. Bila kegiatan ini rutin dilaksanakan, akan mengundang ketertarikan wisatawan. Hingga akhirnya Batu Bangka menjadi tujuan wisata yang pastinya memberikan multiplier effect. “Insya Allah Prajak bisa maju, masyarakatnya sejahtera dan bahagia,” harapnya.

Karenanya, Ansori menyatakan komitmennya untuk terus mensponsori kegiatan itu dengan menyiapkan piala bergilir selain hadiah utama. Sebagai wujud kecintaannnya terhadap masyarakat Batu Bangka, Ansori memberikan satu unit perahu yang akan dikelola oleh Pokdarwis setempat. Hasilnya akan masuk ke kas desa. Disamping itu juga akan membiayai operasional kegiatan Pokdarwis.

“Kami sedang buatkan perahu, nanti kita berikan di sini. Anggaran untuk buat perahu itu sekitar 150 juta. Mungkin besok atau lusa sudah datang. Perahu ini bisa digunakan untuk mengantar tamu yang ingin menikmati kuliner sekaligus pemandangan indah Batu Bangka dari keramba atau resto apung,” ujar politisi yang berlatar belakang pengusaha ini.

Sementara itu, Kepala Desa Batu Bangka, H.A. Wahab menyampaikan, festival ini berawal dari musyawarah tahun 2017 sehingga dimasukan dalam peraturan desa untuk dilaksanakan setiap tahun. “Alhamdulillah Kami Pemdes Batu Bangka bisa memberi dukungan kepada masyarakat untuk kegiatan ini melalui APBD murni Desa Batu Bangka,” sebutnya.

Ia pun menyambut baik perhatian politisi Gerindra tersebut, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana. Bahkan ia menyebut kedatangan ‘Juniornya’ itu bukan sebagai tamu melainkan sudah menjadi bagian dari masyarakat Batu Bangka.

“Beliau ini sebenarnya pulang kampung. Karena beliau sudah menjadi bagian dari masyarakat di sini. Dari tahun 2017 kita adakan acara ini, Pak Waka (Ansori) selalu mendukung kita sampai hari ini. Ini tidak bisa kami bayar dengan uang. Beliau mempunyai jasa untuk desa kami,” ungkapnya.

Di bagian lain, Kades juga menyampaikan aspirasi lain. Ia berharap dukungan DPRD Sumbawa untuk  mewujudkan pembangunan 18 unit home stay di sekitar Pantai Prajak.

“Kebetulan di sekitar pantai ada lahan yang sudah dibebaskan, disini akan kami jadikan taman. Akhir Agustus kami minta ke Bupati, tentang home stay. Info sementara ada 18 unit, mohon Pak Waka dikawal. Ini salah satu yang direkom Pak Bupati ke kementerian,” demikian Kades.

Ketua Panitia Festival Balap Sampan Batu Bangka Faturrahman dalam sambutannya, menyampaikan dalam festival ini, ada 4 mata lomba atau kelas yang dipertandingkan. Yakni, Kelas Sampan Bangka A 5,5 M spek mesin bebas, Kelas Sampan Bangka B 5 M, Sampan Katir 1 mesin tunggal 15–22 PK dan Sampan Bangka umuran minimal 7 M, Mesin 5 sampai 7 PK. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *