SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12 Juli 2021)
Kegiatan wisata di Kabupaten Sumbawa tetap bisa dilaksanakan meski di tengah pandemic covid. Namun, ada aturan yang harus tetap dipatuhi. Hal ini disampaikan Kapolres Sumbawa, AKBP. Widy Saputra, SIK., MH saat menjadi narasumber dalam Talkshow Penataan Pariwisata di Masa Pandemi yang dilaksanakan Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kabupaten Sumbawa, Senin (12/7/2021) pagi.
Dalam kegiatan itu, Kapolres menegaskan, agar para pelaku pariwisata, baik itu pelaksana kegiatan ataupun wisatawan, wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes), seusai dengan aturan PPKM mikro.
Menurut Kapolres, kondisi Kabupaten Sumbawa sendiri sudah aman. Jumlah gangguan kamtibmas, rata-rata yang masuk adalah kasus penipuan. Bukan kasus penganiayaan, pencurian dengan kekerasan dan sebagainya.
Namun, aman tidak cukup, jika fokus pada point pembangunan pariwisata. Untuk membangun pariwisata harus ada konsep. Dalam hal ini, Kapolres dan Dandim siap menjamin keamanan para wisatawan.
Apabila konsepnya sudah ada, tentu berpengaruh dengan kebijakan Pemda. Zona wisata yang saling menunjang juga harus dipahami, sehingga destinasi wisata benar-benar bisa dimaksimalkan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, M.Pd, Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumbawa, Ahmadul Kosasih, Kapolres Sumbawa, AKBP. Widy Saputra, SIK., MH, Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Rudy Kurniawan, S.Sos., M.Tr (Han), Kepala Dispopar Kabupaten Sumbawa, Rosmin Junaedi, HRD Amanwana Resort, Ignasius, perwakilan sejumlah perguruan tinggi di Sumbawa, pengusaha dan pelaku pariwisata. (SR)






