Tokoh Agama Temui Kapolres Sumbawa, ini yang Disampaikan  

oleh -308 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18/5/2021)

Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah menjadi momentum spesial antara ulama dan umaro serta penegak hukum di Kabupaten Sumbawa. Momen ini menjadi ajang untuk saling menguatkan dan silaturahmi sebagaimana yang digelar jajaran Pengurus MUI Kabupaten Sumbawa pada Minggu (16/5) malam lalu.

Pengurus MUI Kabupaten Sumbawa, Ust. Syukri Rahmat, S.Ag bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumbawa H. Faisal Salim SAg, Ketua PD. Nahdhatul Wathan (NW) Sumbawa Ust. Salsah, S.Pd.I., Ketua LDII Kabupaten Sumbawa, Ust. Abdul Halim Lubis bersilaturrahim dengan Kapolres Sumbawa di Rumah Dinasnya.

Dalam kesempatan tersebut Dea Guru Syukri Rahmat, S. Ag., menyampaikan doa dan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumbawa atas kinerjanya selama ini, yang mampu mengamankan Kabupaten Sumbawa terutama di masa Pandemi Covid-19 dan mampu bersinergi dengan para tokoh agama. “Semoga kinerja Bapak (Kapolres) dapat menjadi tauladan bagi Polres lain,” harapnya.

Dalam kesempatan itu sejumlah tokoh agama menyampaikan berbagai persoalan Kamtibmas, seperti kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas, peredaran gelap narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. Dalam meminimalisir persoalan ini, para tokoh agama ikut berperan dengan mengingatkan masyarakat melalui ceramah-ceramah agama. Mereka berharap tindakan polisi perlu diintensifkan lagi.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra SIK., MH menyampaikan terima kasih atas kunjungan para tokoh agama di kediamannya dengan tetap menerapkan protocol kesehatan. Ia mengakui bahwa kinerja jajarannya berjalan lancar atas dukungan para tokoh agama.

Terkait dengan persoalan yang dikemukakan para tokoh agama, Kapolres mengaku sudah melakukan berbagai upaya. Di antaranya meringkus pengendar dan bandar narkoba selama Ramadhan. Namun yang menjadi kesulitannya adalah ketika para bandar menggunakan anak di bawah umur sebagai kurir.

Untuk itu ia meminta para ulama untuk menyampaikan pada setiap ceramah agar orang tua tetap menjaga anak anaknya agar tidak terjerumus.

Kemudian soal pelanggaran lalulintas, diakui Kapolres, banyak kerjasama yang perlu ditingkatkan dengan Pemda Sumbawa. Ke depan pihaknya memprogramkan daerah kawasan tertib lalu lintas.

“Semoga Blue Print Kota Sumbawa ini bisa diberikan kepada kami agar mampu menciptakan tertib berlalu lintas. Kami siap menjadi mediator untuk pembangunan di Kabupaten Sumbawa bersama dengan instasi vertikal lainnya,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *