SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20/5/2021)
DPD PAN Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan usulan untuk memecat Muhammad Jabir SH MH sebagai pengurus partai. Usulan ini atas instruksi DPW PAN NTB untuk disampaikan ke DPP PAN. Hal ini diungkapkan Ketua DPD PAN Sumbawa, Ahmad Fachri SH didampingi Sekretarisnya, Syamsul Hidayat SH saat jumpa pers, Kamis (20/5) sore.
Dikatakan Fachri—akrab Ketua PAN yang kini menjabat anggota DPRD Sumbawa, Jabir di DPD PAN Sumbawa menjabat sebagai ketua pelaksana harian. Ini jabatan kehormatan yang diberikan kepada Jabir setelah kalah dalam pemilihan Ketua DPD PAN Sumbawa. Dengan jabatan ini, Jabir diberikan tugas untuk membantu dan mewakili Ketua DPD PAN Sumbawa apabila tidak berada di tempat.
Namun dengan tindakan Jabir yang mengklaim Sekretariat DPD PAN sebagai milik pribadinya dan tidak memperkenankan kantor itu menjadi tempat untuk melaksanakan tugas-tugas kepartaian bahkan merusak aset kantor, ungkap Fachri, menjadi pertimbangan DPD untuk mengusulkan pemecatan. “Surat usulan sedang kami buat dan dalam waktu dekat akan kami sampaikan ke DPW untuk diteruskan ke DPP,” tegas Fachri.
Kendati demikian, Fachri tetap berharap kepada Muhammad Jabir untuk bersama-sama membesarkan partai khususnya di Kabupaten Sumbawa. Dan kepada pengurus dan DPC diminta untuk tidak mengeluarkan statemen yang memancing kekisruhan. Apapun keputusan partai maupun keputusan hukum nantinya, ditaati dan diikuti.
Secara terpisah, Muhammad Jabir SH MH mengatakan bahwa dirinya adalah pendiri partai PAN. Membesarkan partai tersebut sudah sangat panjang dengan keringat dan pengorbanan hingga PAN berada di posisi saat ini.
Jenjang perkaderannya ungkap Jabir, setara dengan Ketua Umum PAN. Karena itu ia memaklumi jika ada pernyataan seperti itu karena masih minim pengetahuan tentang PAN. “Tiba-tiba berada di puncak tanpa meniti pendakian, biasa tidak mengetahui situasi lembah di bawah,” tukas Jabir.
Lebih jauh dikatakan Jabir, masing-masing orang memiliki jalan sejarah meraih karir politik. “Ada yang dari bawah ada juga yang happy dengan privalage dan bantuan org lain. Politisi sejati itu biasa lahir dari proses panjang,” tutupnya. (SR)






