Positif Covid-19 Didominasi Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala

oleh -270 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFOTIK KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1/6/2020)

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa kembali meliris perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. “Hari ini di Kabupaten Sumbawa terdapat penambahan 13 kasus Covid-19 dengan yang didominasi oleh Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala”, ujar Kepala Dinas Kesehatan H. Didi Darsani selaku Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Senin (1/06/2020). Haji Didi menyebutkan 8.921 adalah Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) atau terdapat penambahan 10 kasus dari laporan sebelumnya, dimana 8.804 orang di antaranya telah selesai melaksanakan isolasi mandiri. Masih tersisa 117 orang. Kemudian 790 Orang Tanpa Gejala (OTG) tetapi memiliki hubungan erat dengan kasus yang terkonfirmasi positif dengan penambahan 1 kasus dari laporan sebelumnya. 609 OTG telah selesai menjalani isolasi mandiri, tersisa 181 OTG.

Sampai saat ini perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 459 orang dan penambahan 1 orang. 451 ODP selesai dipantau dan 8 ODP masih dalam pemantauan. Sedangkan total kumulatif PDP dan konfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 108 orang atau bertambah 1 kasus baru. Sebanyak 72 Orang adalah dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 54 Orang PDP dinyatakan sembuh (2 x swab negatif), 3 orang PDP meninggal dunia dan 15 orang masih dalam pengawasan di Rumah Sakit Provinsi NTB Manambai Abdulkadir, RSUD Kabupaten Sumbawa dan sebagian ditempatkan di Karantina Terpadu.

Dari 36 orang total terkonfirmasi positif Covid-19 dengan rincian klaster yaitu 1 orang meninggal dunia yang belum diketahui sumber penularanannya, 11 orang sudah dinyatakan sembuh, terdiri dari 1 orang Klaster Jakarta, 7 orang Klaster Gowa, 2 orang kontak erat Klaster Gowa, 1 orang Klaster Sukabumi.

Saat ini terdapat 24 orang masih positif dan dirawat di rumah sakit yakni 1 orang Klaster Gowa, 5 orang kontak erat dengan Klaster Gowa, 3 orang Kluster Magetan, 1 orang tenaga kesehatan kontak erat dengan pasien positif dirawat di RSMA. Kemudian 2 orang kontak erat dengan Klaster Gowa, 7 orang kluster Magetan, 1 orang kluster Magetan dan kontak erat dengan kasus nomor 263. Berikutnya 2 2 tenaga kesehatan kontak erat dengan pasien positif dirawat di RSUD Sumbawa. 1 orang tidak diketahui paparannya, saat ini dirawat di RSU Provinsi di Mataram dan 1 orang kontak erat Kasus nomor 393 asal Lombok Barat yang kini dirawat di RS Darurat Asrama Haji di Mataram.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa juga mengatakan bahwa transmisi lokal saat ini mulai tampak ada peningkatan setelah dilakukan tracing contact terhadap para pasien positif Covid-19, yang ditandai salah satunya oleh peningkatan jumlah OTG. Karenanya dihimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan kewaspadaan dengan selalu mengikuti arahan Pemerintah antara lain selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menghindari keramaian, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Bupati Sumbawa selaku Ketua Gugus Tugas mengharapkan partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi yang benar agar dapat dilakukan deteksi maupun penanganan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Termasuk juga peran para Kepala Dusun, Kepala Lingkungan, Ketua RW, Ketua RT untuk selalu mengingatkan masyarakat agar bersama-sama memerangi Covid-19 dari lingkungan masing-masing, tambahnya.

Sampai saat ini aparat Gabungan TNI, Polri dan Satpol-PP terus melakukan pemantauan wilayah dan edukasi agar masyarakat mematuhi arahan pemerintah khususnya Protokol Kesehatan. Demikian juga para relawan antara lain Tagana, PMI, Pramuka terus melakukan penyemprotan disinfektan sesuai permintaan masyarakat maupun berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. Namun demikian, aktivitas masyarakat secara mandiri dan terpadu di masing-masing lingkungan terlihat terus menunjukkan peningkatan sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, misalnya pengaktifan portal keluar masuk lingkungan, ronda malam dan lainnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *