Hari ini Pemeriksaan Swab 6 Dokter Spesialis RSUD Sumbawa Dirilis, Hasilnya….

oleh -361 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (9/6/2020)

Setelah hasil swab 100 tenaga medis yang sebagian besar perawat dan bidan dinyatakan negatif, kini RSUD Sumbawa merilis hasil pemeriksaan swab 6 dokter spesialisnya.

Kepada samawarea.com, Selasa (9/6/2020), Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri mengaku bersyukur karena hasil swab keenam dokter spesialisnya dinyatakan negatif. Artinya, mereka bebas dari Covid-19, setelah sempat kontak dengan tenaga medis positif covid dan selama belasan hari menjalani isolasi mandiri. Dokter spesialis tersebut adalah Dokter Spesialis Anestesi (Sp.An), Dokter Spesialis Mata (Sp.M), Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi (Sp.OT), Dokter Spesialis Gizi Klinik (Sp.GK) serta 2 orang Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi (Sp.OG–Kebidanan dan Kandungan).  Dengan negatifnya hasil swab, ungkap dr. Dede, sejumlah dokter spesialis ini dapat memberikan pelayanan medis, termasuk operasi terutama kandungan, mata dan orthopedi (bedah tulang). Ia berharap dengan kembali aktifnya sejumlah dokter spesialis tersebut, pelayanan di RSUD Sumbawa semakin prima dan optimal. “Insya Allah, besok mereka sudah masuk kerja dan memberikan pelayanan medis. Demikian dengan 100 tenaga medis lainnya yang hasil swabnya juga negatif,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Hasil Swab 100 Tenaga Medis RSUD Sumbawa

Disinggung dua dokter spesialis bedah yang positif Covid, dr. Dede mengaku masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Rujukan Propinsi HL Manambai Abdulkadir Manambai dan dalam kondisi baik. Ia juga berharap dua dokter ini segera pulih, sehingga semua pelayanan spesialisasi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu dr. Dede mengatakan, akan terus berupaya maksimal melindungi tenaga medis maupun pasien RSUD dari Covid. Salah satu tindakan adalah menerapkan protocol kesehatan yang cukup ketat. Semua pasien yang akan diopname harus melalui satu pintu yaitu Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan wajib di-rapid test. Ini dimaksudkan agar semua pasien yang menjalani opname sudah dalam kondisi clear and clean. Jika dari hasil rapid test dinyatakan reaktif, maka akan ditempatkan di ruang isolasi dan mendapat penanganan khusus dengan status pasien dalam pengawasan (PDP). Sementara masyarakat yang berkunjung ke RSUD untuk mendapatkan pelayanan, akan melewati dua kali screening yaitu di pintu masuk utama dan pintu masuk ruangan dokter yang akan memberikan pelayanan. Semua ini diterapkan guna memberikan rasa aman, nyaman dan ketenangan bagi pasien maupun tenaga medis di RSUD Sumbawa. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *