Bubarkan Aksi Balap Liar di 4 Lokasi, Polisi Amankan Belasan Motor

oleh -298 Dilihat

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (5/5/2020)

Aksi balap liar masih saja terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Tengah. Karenanya Anggota Polsek Bantukliang, gencar melakukan patroli untuk mengantisipasi terjadinya aksi yang meresahkan di tengah wabah covid-19. Dalam patroli yang dipimpin langsung Kapolsek Batukliang, IPTU Gede Gisiyasa, berhasil mengamankan 13 sepeda motor di empat lokasi. Para pemuda yang berkumpul untuk menyaksikan balap liar itu diminta pulang dengan berjalan kaki. “Total barang bukti sepeda motor yang diamankan dalam razia itu sebanyak 13 motor. Sedangkan pemilik kendaraan kita suruh pulang jalan kaki,” kata IPTU Gede Gisiayasa di kantornya, Senin (4/5).

Dijelaskannya, razia itu rutin dilaksanakan sesuai arahan dari Kapolres Lombok Tengah dalam rangka mengantisipasi pemuda atau remaja yang nongkrong dan menggelar balap liar. Di samping itu untuk mencegah penyebaran virus corona yang disebabkan adanya kerumunan massa. “Mereka ini ngeyel, sehingga kita tindak tegas dengan melakukan penilangan,” tukasnya.

Adapun sasaran razia balap liar itu di antaranya, wilayah Aik Darek, Jalan Raya Sade perbatasan Desa Barebali, jalan raya depan perkuburan Mantang dan jalan raya Desa Bujak.

Ditegaskan, pihaknya bersama anggota gabungan, baik dari TNI maupun Pemerintah Kecamatan sudah sering melakukan penertiban terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Namun, para pemuda termasuk pelajar masih ngeyel. “Kita terus konsisten melakukan razia,” tandasnya, seraya berharap dukungan dari masyarakat untuk bisa melaporkan jika ada aksi balap liar yang terjadi, sehingga dapat cepat bertindak.

Di bagian lain, Kapolsek menghimbau masyarakat untuk tetap patuh terhadap himbauan pemerintah mulai dari mengenakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, jaga jarak, dan menghindari keramaian, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *