SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31 Juli 2026) — Api seketika berkobar di rumah panggung milik Mustaram, usai sholat Jumat (31/7/26). Akibatnya rumah yang berlokasi di Desa Kerekeh, Kecamatan Untir Iwes, Kabupaten Sumbawa ini, ludes terbakar.
Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos., M.Si menjelaskan, musibah tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.55 Wita. Saat menerima laporan, anggota Satgas 1 Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kabupaten Sumbawa langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman yang dibantu warga setempat.
Saat api mulai membesar, anak pemilik rumah berinisial JN (14) diketahui masih berada di dalam rumah. Sementara kedua orang tuanya berada di luar. Berkat kesigapan warga dan petugas pemadam, siswi SMP yang terjebak dalam kobaran api ini berhasil diselamatkan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Dalam operasi pemadaman, Disdamkartan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, dibantu satu unit mobil pemadam dari Yon TP. Proses pemadaman turut melibatkan Kepala Disdamkartan, Kabid Operasi, Korlap Damkar, Danton Satgas 1 Mako, personel Pos Damkar Moyo Hilir, Babinkamtibmas, personel Yon TP, Sekretaris Desa Kereke, serta masyarakat setempat.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.13 Wita setelah petugas dan warga berjibaku mencegah kobaran api meluas ke permukiman sekitar.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, selain menghanguskan rumah panggung milik Mustaram, kebakaran juga berdampak pada dua rumah lainnya, masing-masing milik Manawari dan Adam Ilyas.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik yang berasal dari bawah kolong rumah panggung. Sementara itu, total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, warga diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan rumah panggung yang memiliki instalasi di bagian bawah bangunan. (SR)






