Dua Hari Gelar Operasi Zebra, Polres Sumbawa Tilang 335 Pelanggar

oleh -283 Dilihat

67 Pelanggaran Diberikan Teguran Simpatik

SUMBAWA BESAR, SR (24/10/2019)

Sebanyak 402 pelanggaran lalulintas terjaring dalam Operasi Zebra Gatarin 2019 yang digelar jajaran Satlantas Polres Sumbawa dalam dua hari ini (23—24 Oktober). Dari sejumlah pelanggaran tersebut, 335 di antaranya ditindak langsung (tilang), sisanya 67 pelanggaran diberikan teguran simpatik.

Kasatlantas Polres Sumbawa, AKP Bowo Tri Handoko SE., S.IK mengatakan, Operasi Zebra ini dilaksanakan dua kali dalam sehari dengan menerjurkan sebanyak 55 personil terdiri dari personil Satgas Gakkum, yang diback-up Provost Brimob dan personil POM TNI AD/IX 2-1 Sumbawa. Pada hari pertama, Rabu (23/10/2019), operasi dilaksanakan di Jalan Hasanuddin depan eks Kantor DPRD Sumbawa dikomandani Kasatgasres Gakkum, IPDA Moch. Ramdhani, S.Tr.K. Dalam operasi hari pertama ini, terjaring 175 pelanggaran, 135 di antaranya ditilang karena dinilai melakukan pelanggaran yang berpotensi terjadinya kecelakaan, dan 40 pelanggaran yang diberikan teguran simpatik.

Kasatlantas Polres Sumbawa, AKP Bowo Tri Handoko SE., SIK, memimpin operasi Zebra Gatarin 2019

Personil yang dilibatkan dalam kegiatan ini sebanyak 35 personil terdiri dari personil satgas gakkum, Provost Brimob dan personil POM TNI AD/IX 2-1 Sumbawa. Selanjutnya operasi pada hari kedua, Kamis (24/10), operasi dilaksanakan di Jalan Garuda dengan menurunkan 35 personil. Jumlah pelanggaran pada operasi kali ini meningkat. Tercatat 230 pelanggaran, namun 203 yang ditilang, 27 diberikan teguran. “Sasaran dari operasi ini adalah kelengkapan surat-surat berkendara, jadi kami himbau masyarakat untuk melengkapi diri dan kendaraannya dengan surat-surat sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Bowo—akrab perwira ramah ini disapa.

Operasi Zebra Gatarin 2019 ini dilaksanakan sejak 23 Oktober hingga dua minggu ke depan. Selain bertujuan untuk menciptakan Keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcarlantas), juga untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Sumbawa. Karenanya pelanggaran harus ditekan agar kecelakaan dapat diminimalisir. Sebab pelanggaran adalah embrio terjadinya kecelakaan lalulintas. “Ayo tingkatkan kesadaran berlalulintas untuk menciptakan masyarakat Sumbawa yang tertib, hebat dan bermartabat,” pungkasnya. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *