KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BADAN KESBANGPOLDAGRI KABUPATEN SUMBAWA
Sasar Pemilih Pemula
SUMBAWA BESAR, SR (6/3/2019)
Pesta demokrasi kian dekat, hanya tersisa satu bulan lebih. Berbagai persiapan dan tahapan gencar dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku lembaga yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan ajang politik setiap 5 tahun sekali ini. Untuk menyukseskan Pileg dan Pilpres yang berlangsung 17 April 2019 mendatang, menjadi tanggung jawab semua pihak. Di antaranya Badan Kesbangpoldagri Kabupaten Sumbawa. Instansi Pembina politik ini sangat berperan dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pileg dan Pilpres yang digelar secara serentak tersebut. Untuk itu dalam waktu dekat, Bakesbangpoldagri akan melaksanakan Forum Diskusi Politik.
Kepala Bakesbangpoldagri Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasubag Kelembagaan Politik, Dra Dewi Saptuti, belum lama ini mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan di dua kecamatan. Yaitu Kecamatan Moyo Hulu pada 12 Maret dilanjutkan ke Kecamatan Sumbawa, 13 Maret mendatang. Dalam mendukung diskusi itu, dihadirkan tiga narasumber. Yaitu Ketua KPU Sumbawa akan membedah strategi KPU dalam mendorong partisipasi kaum milenial dalam Pilpres dan Pileg. Kemudian narasumber dari Kesbangpoldagri yang memaparkan peran Kesbangpoldagri selaku Pembina politik dalam menyukseskan kelancaran pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019. Untuk narasumber selanjutnya adalah camat di masing-masing wilayah pusat kegiatan. Nantinya camat ini akan mengupas tentang tugas koordinatif camat selaku pemangku wilayah dalam menyukseskan Pileg dan Pilpres. Materi yang disampaikan ketiga narasumber ini sesuai dengan tema kegiatan “Melalui Diskusi Politik Normatik Kita Tingkatkan Pemahaman Politik di Kalangan Kaum Milenial Menjelang Pileg dan Pipres 2019”.
Disebutkan Ibu Dewi—akrab pejabat ini disapa, peserta dari kegiatan ini adalah kaum milenial yang merupakan pemilih pemula. Sebagai pemilih pemula, diharapkan mereka memiliki wawasan mengenai proses demokrasi tersebut sehingga bisa memahami dan ikut berpartisipasi dalam memberikan hak politiknya. Selain itu diharapkan kaum milenial ini menjadi pioner untuk menyampaikan informasi yang diperoleh kepada rekan sejawatnya maupun masyarakat secara umum di lingkungan tempat tinggalnya. “Dengan kegiatan ini kami ingin partisipasi pemilih semakin meningkat, sekaligus meminimalisir terjadinya golput pada Pileg dan Pilpres mendatang,” pungkasnya. (JEN/SR)






