SUMBAWA BESAR, SR (17/10/2017)
Relokasi RSUD Sumbawa di BBU Sering Kecamatan Unter Iwis terus mendapat sorotan. Bukan hanya lokasinya yang pro dan kontra, tapi juga besarnya anggaran untuk tanah urugan di lokasi resapan air tersebut. Kini isu berkembang bahwa proses tender proyek pengurugan itu hanya formalitas karena sudah ada pemenangnya.
Dikonfirmasi hal itu, Kepala Bagian LPBJP Setda Sumbawa, Abdul Malik S.Sos, menepis adanya informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemenang tender untuk tanah urug lokasi relokasi RSUD Sumbawa belum ada. Menurut Malik, proses tender urugan akses jalan dan parkir RSUD ini baru dibuka pada 16 Oktober 2018 sekitar pukul 17.00 Wita. ‘’Tidak mungkin sudah ada pemenangnya, sementara baru kami lelang per 16 Oktober jam 5 sore kemarin. Silahkan dibuka LPSE Kabupaten Sumbawa, maka akan muncul paket lelang pengurugan jalan dan lahan parkir tertanggal 16 Oktober 2018,” ungkapnya.
Dikatakan Malik, pemenang tender proyek ini nanti akan ditentukan oleh dokumen yang benar dan lengkap. “Bukan Pak Malik, dan bukan Pokja yang menentukan, apalagi karena ada kedekatan. Biar benar, kalau dokumennya tidak lengkap maka tidak mungkin dia menang. Karena ini diatur oleh aplikasi,’’ pungkasnya. (JEN/SR)





