Majelis Adat LATS Kecam Aksi Perampokan di Pulau Moyo

oleh -315 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (20/09/2018)

Salah satu yang mendukung berkembangnya pariwisata di Kabupaten Sumbawa adalah keamanan. Karena itu kondusifitas wilayah menjadi harga mati agar pembangunan bergeliat. Namun keamanan ini terusik, menyusul adanya kasus perampokan yang menimpa dua turis asal Negara Prancis. Kedua turis yang diketahui bernama Thibault Sarda (31) dan Basile Sarda (24) dirampok sekelompok orang di Dusun Brang Kua, Pulau Moyo, Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa, saat hendak menuju Air Terjun Mata Jitu, Senin (17/9) pukul 10.00 Wita. Para pelaku ini berjumlah empat mengenakan kain penutup wajah. Mereka langsung mengancam kakak beradik tersebut lalu mengambil sejumlah barang berharga dan uang tunai Rp 22 juta. Total kerugian yang dialami mencapai Rp 124 juta. Terhadap kasus ini, Sekretaris Majelis Adat Lembaga Adat Tana Samawa (LATS), Syukri Rahmat S.Ag kepada SAMAWAREA, Kamis (20/9) menyesalkan adanya kejadian tersebut. Kasus perampokan yang menimpa tamu asing yang ingin menikmati panorama dan keindahan alam Sumbawa sangat memalukan dan telah mencinderai predikat daerah Sumbawa yang dikenal paling aman. Dengan aksi sekelompok orang ini cukup berdampak terhadap kenyamanan wisatawan, meski ini pertamakalinya terjadi di Tana Intan Bulaeng yang senup semu nyaman nyawe. Terlebih lagi kejadiannya di Pulau Moyo, yang merupakan destinasi wisata dunia. Sudah banyak artis papan atas dunia termasuk mendiang Lady Diana—princes Kerajaan Inggris, pernah menginjakkan kaki di Pulau Moyo. Ia mengapresiasi tindakan cepat aparat kepolisian Polres Sumbawa yang berhasil menangkap para pelakunya. Syukri meminta polisi mengusut tuntas dan memberikan sanksi hukum yang setimpal kepada para pelakunya. “Kami tidak ingin Sumbawa yang aman terciderai dengan ulah segelintir oknum,” tegasnya, seraya berharap kepada seluruh elemen masyarakat dapat menjaga nama baik Sumbawa sebagai daerah yang aman dan nyaman.

Seperti diberitakan dua turis Prancis, Thibault Sarda (31) dan Basile Sarda (24) dirampok sekelompok orang di Dusun Brang Kua, Pulau Moyo, Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa, saat hendak menuju Air Terjun Mata Jitu, Senin (17/9) pukul 10.00 Wita. Para pelaku ini berjumlah empat mengenakan kain penutup wajah. Mereka langsung mengancam kakak beradik tersebut lalu mengambil sejumlah barang berharga dan uang tunai Rp 22 juta. Total kerugian yang dialami mencapai Rp 124 juta. (JEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *