JAKARTA, SR (10/07/2018)
Untuk kesekian kalinya polisi menembak mati pelaku kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat. Kali ini, jajaran Unit Reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat menembak mati BS (25) warga Jalan Jati Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat usai melakukan aksi nekatnya merampas tas milik korban (Ayu Rosilah) di Jalan Galunggung Raya Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat, Minggu (8/7) malam.
Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH MH mengungkapkan, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur lantaran pelaku (BS) mencoba melawan saat diminta melakukan pengembangan terhadap dirinya. Nyawa BS pun tak tertolong saat dibawa ke rumah sakit. “Pelaku mencoba melawan. Mengingat keselamatan petugas terancam terpaksa kita beri tindakan tegas dan terukur,” ungkap Kompol Khoiri didampingi Kanit Reskrim AKP Antonius, Senin (9/7/18).
Masih dikatakan Kapolsek, penangkapan terhadap pelaku BS berdasarkan laporan korban. Saat itu, korban sedang berjalan kaki di sekitaran Jalan Galunggung Raya, kemudian pelaku yang melintas dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario langsung memepet dan merampas sebuah tas yang dipegang korban. Setelah itu BS tancap gas. Beruntung saat bersamaan anggota Buser Polsek Cengkareng yang sedang observasi wilayah melihat kejadian tersebut, kemudian mengejar pelaku dan berhasil diamankan berikut barang buktinya. “Modus pelaku ini memepet korbannya lalu merampas tas milik korban,” lanjut Kapolsek Cengkareng.
Khoiri menambahkan, saat dilakukan pengembangan terhadap pelaku yang diamankan, BS melakukan perlawanan terhadap petugas. Mengingat keselamatan anggota terancam, petugas memberikan tindakan tegas dan terukur. “Pelaku dinyatakan meninggal dunia pada saat dalam perjalanan menuju rumah sakit,” tambahnya.
Berdasarkan bukti-bukti pelaku sudah sering melakukan perbuatan yang sama lantaran adanya beberapa laporan polisi di Polsek Cengkareng dalam kasus serupa. Pelaku juga merupakan Kelompok Geng Saber. “Pelaku BS ini merupakan pemain lama yang kerap melakukan aksinya. Kita masih melakukan pengembangan karena pelaku ini diduga merupakan sindikat Geng Saber,” tandasnya.
Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa tas milik korban yang berisi Handpone, dompet yang berisikan uang dan surat-surat penting, satu unit Motor Honda Vario warna hitam dan HP milik pelaku. (SR)






