Bupati KSB Minta Batalyon, Kasad TNI AD Mengamini

oleh -342 Dilihat

SUMBAWA BARAT, SR (03/05/2018)

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin MM menyampaikan komitmen Pemerintah KSB dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan di KSB dengan menginginkan terbentuknya Bataliyon TNI. Komitmen ini diungkapkan Bupati pada acara tasyakuran peresmian Kodim 1628/Sumbawa Barat. acara yang digelar di lapangan depan Masjid Agung kompleks KTC ini dihadiri ribuan warga KSB. Hadir pula anggota DPR RI H. Syafruddin ST asal NTB, pejabat Mabes TNI-AD, Pangdam, Danrem 162/WB, Danrem NTT 161/WS, Wakil Bupati, Ketua DPRD KSB dan pejabat Pemerintah KSB, Dandim se-NTB.

Menurut Bupati, komitmen mendukung pembentukan Batalyon di KSB merupakan komitmen bersama dengan Ketua DPRD KSB. Bahkan Bupati menyerahkan surat komitmen bersama pembentukan Batalyon berupa penyediaan lahan seluas 40 hektar kepada Kasad. Selain itu, Bupati juga menyerahkan surat hibah lahan dan bangunan termasuk sertifikat lahan Kodim 162/Sumbawa Barat yang memiliki luas 6,7 hektar. ‘’Kodim dan lahannya, kemudian lahan Batalyon satu paket, satu paket juga dengan KSB dan rakyat KSB bagian NKRI harga mati,” cetus Bupati.

Bupati menambahkan, kegiatan TMMD telah membangun karakter kemandirian masyarakat. Khusus di KSB karakter masyarakatnya adalah IJS yaitu Ikhlas, Jujur, Sungguh-Sungguh. TMMD telah menyatukan TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. Segenap unsur ini bersatu padu dalam kerja bersama guna mencapai tujuan masyarakat yang sejahtera. ‘’Alhamdulillah hadir juga bersama kita di sini warga miskin sebanyak 1.586 kepala keluarga yang akan menerima paket sembako,” ungkap Bupati.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono dalam pidatonya mengatakan, awalnya penutupan TMMD adalah di Sulawesi karena dukungan pemerintah daerahnya senilai Rp. 3 miliar lebih. Sementara di KSB hanya Rp 1,7 miliar. Namun ternyata ada kado yang begitu besar di KSB yakni lahan dan bangunan Kodim 1628/Sumbawa Barat, termasuk lahan seluas 40 hektar. Kasad pun mengamini akan mewujudkan Batalyon di KSB. Terlebih komitmen pemerintah daerah sangat kuat dengan penyediaan lahan seluas 40 hektar. ”Lahan Kodim sudah dikasi, Bangunan sudah ada, kalau lahan Bataliyon disediakan ya bangunannya juga baru kita resmikan lagi, insya Allah akan kita tindaklanjuti,” janji Kasad.

Usai tasyakuran, Kasad didampingi Bupati, Wakil Bupati, anggota DPR RI, H. Syafruddin, Sekda Provinsi NTB, para pejabat Mabes TNI-AD, Kodam IX/Udayana dan pejabat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama masyarakat melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di Masjid Agung Darussalam. Kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Suasana kekeluargaan sangat kental.

Dalam kesempatan itu Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono memimpin upacara penutupan TMMD. Sebelum penutupan Kasad dan pejabat Mabes TNI AD mendengarkan presentasi hasil kegiatan TMMD ke-101. Dandim 1607/Sumbawa, Letkol ARM Sumanto, S.Sos selaku Dansatgas TMMD ke-101 di KSB memperesentasikan hasil kegiatan TMMD yang digelar di Desa Ai Kangkung Kecamatan Sekongkang. Yaitu kegiatan fisik seperti pembuatan jalan usaha tani sepanjang 4 kilometer, rehab musholla, pembangunan pagar pura sepanjang 126 meter, pembuatan tempat wudhu, pembuatan tempat MCK 4 unit, pembuatan Pos Kamling 4 unit dan pembuatan talud sepanjang 800 meter. Sementara kegiatan non fisik yang telah tuntas dilaksanakan adalah penyuluhan wawasan kebangsaan. Penyuluhan bidang hukum, penyuluhan Kamtibmas dan Narkoba, bidang lingkungan hidup, bidang pendidikan, bidang kesehatan dan bidang lainnya yang dalam pelaksanaanya bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan instansi lainnya. Usai mendengar laporan Dansatgas, Kasad melepas pita tanda pelaksanaan TMMD ke-101 Tahun 2018. Pelepasan pita dari pundak anggota TNI, Bhabinkamtibmas dan aparatur Pemerintah KSB ini sebagai tanda secara simbolis ditutupnya kegiatan TMMD ke-101 Tahun 2018.

Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam sambutannya mengatakan, TMMD ke-101 tahun 2018 dilaksanakan di 50 kabupaten di seluruh Indonesia. Penutupannya pun dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di KSB. TMMD merupakan kegiatan untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan rakyat dengan melakukan pembangunan di daerah terpencil dan dilaksanakan bersama rakyat. Kegiatan TMMD ke-101 telah berjalan dengan baik termasuk di KSB. ‘’TMMD diharapkan juga bisa membangun jiwa, semangat dan gerakan gotong-royong di tengah-tengah masyarakat. Pada hari ini tanggal 3 Mei 2018, TMMD ke-101 Tahun 2018 secara resmi saya nyatakan ditutup,” kata Kasad.

Sasaran yang telah dilaksanakan dalam TMMD agar bisa di manfaatan dan dipelihara dengan baik. Apa yang dibangun tentunya merupakan sesuai kebutuhan masyarakat. Karenanya, pastikan sarana dan prasarana yang dibangun bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan  dan memperlancar kegiatan masyarakat.

Upacara penutupan TMMD ke-101 Tahun 2018 ini ditutup dengan parade terjun payung anggota TNI-AD. Ribuan pasang mata di lapangan Graha Fitrah menyaksikan pertunjukan memukai 16 penerjun payung dari berbagai kesatuan di TNI-AD. Puncaknya adalah empat penerjun yang membawa bendera. Bendera Kodam IX/Udayana dibawa oleh srikandi Sertu Koad Desi. Bendera TNI AD/Kartika Eka Paksi oleh Kopda Edi. Bendera Sumbawa Barat dibawa anggota Kopassus asal Lombok Timur, Praka Sukma Wijaya dan ditutup penampilan Serda Nelson yang membawa bendera merah putih. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *