Gubernur NTB Berbagi Tips Cara Memajukan Daerah

oleh -404 Dilihat

JAKARTA, SR (04/04/2018)

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi berbagi tips bagaimana cara membangun dan memajukan daerah. Gubernur yang lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut berbagi tips saat diundang untuk mengisi dialog pada segmen “Anak Negeri” bersama radio Elshinta Jakarta, di Kantor Penghubung NTB di Jakarta, Selasa (3/4).

Berdasarkan pengalamannya membangun Provinsi NTB selama dua periode, TGB menyampaikan bahwa hal pertama yang dilakukannya adalah menetapkan visi yang jelas. Yaitu visi yang dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh stakeholders pembangunan. Termasuk masyarakat secara umum. Setelah menetapkan visi dan misi yang jelas lanjut Gubernur, yang dilakukan adalah membangun kebersamaan dan komunikasi yang baik.

Dalam rangka membangun kebersamaan dan menjalin komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, TGB menggunakan pendekatan kultural. “Saya datangi semua Bupati/Walikota, saya ajak bicara seluruh stakeholder pembangunan dan mensinergikan semua prioritas yang dimiliki masing-masing kabupaten/kota,” jelas TGB.

Selain itu, dalam pelaksanaan program khususnya pembangunan, TGB mengajak stakeholder untuk mengambil peran termasuk dalam pembiayaan. Beberapa program pembangunan dilaksanakan dengan metode cost sharing, dengan proporsi kabupaten/kota 50%, dan Provinsi 50%. Demi konsistensi kerjasama tersebut, diperlukan visi yang kuat disertai sinergi yang baik antar seluruh stakeholder pembangunan dan tak kalah pentingnya adalah harus selalu menghadirkan inovasi. “Visi yang kuat, sinergi dan inovasi menurut saya itu penting untuk memastikan agar pembangunan yang kita lakukan itu menghadirkan hasil yang positif,” ungkap TGB.

TGB mencontohkan, dulu NTB cukup hanya mengembangkan pariwisata, kini ketika bicara tentang pangsa pasar pariwisata dunia, ternyata ada segmen yang sangat potensial yakni muslim friendly tourism atau wisata halal.

Ketika ditanya bagaimana cara Gubernur NTB melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan TGB menjawab yaitu menyetel gelombang yang sama dengan masyarakat. Yakni memberikan keyakinan kepada  masyarakat tentang apa yang dilakukan untuk membangun daerah. “Kita berangkat dari titik yang sama,” ungkap TGB seraya menegaskan bahwa hal tersebut membutuhkan kesungguhan dan kesabaran guna menyamakan visi misi tersebut.

Selain tentang pembangunan, dalam dialog tersebut TGB juga diminta memaparkan bagaimana memperkenalkan Islam yang rahmatan lil alamin. Menanggapi hal itu, TGB menegaskan spiritualitas menjadi modal penting. Sebab lanjut TGB, spiritualitas merupakan jati diri sebagai manusia. Karenanya semua hal yang terinspirasi dari nilai agama itu baik dan memperkaya khazanah kebangsaan.

Sebelum ke Radio Elshinta, Gubernur NTB bersilaturahim dengan pengurus Dewan Dakwah Indonesia dan menjalani sesi wawancara dengan media Indeph Indonesia. (JER/SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *