KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS DIKBUD KABUPATEN SUMBAWA MELALUI PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI, SERTIFIKASI DAN KARIR GURU
SUMBAWA BESAR, SR (27/03/2018)
Pelatihan tahap awal dalam upaya Reflikasi Program Literasi di Kepulauan yang dilakukan terhadap guru yang berasal dari 10 Sekolah Dasar (SD) di Pulau Moyo dan Pulau Medang berlangsung sukses. Pasalnya 30 orang peserta yang terdiri dari guru kelas 1, 2 dan kelas 3 di dua pulau tersebut dengan antusias mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Dikbud Sumbawa didampingi Master Trainer dan Tim Inovasi, yang berlangsung di SDN 2 Pulau Medang, belum lama ini. Selain mengikuti pelatihan tersebut, seluruh peserta pelatihan juga telah membangun komitmen bersama untuk menyukseskan Gerakan Literasi di Pulau Moyo dan Pulau Medang yang kemudian diperkenalkan dengan sebutan ‘Trabas Pulau’. Pelatihan tersebut berlangsung selama 3 hari, dengan metode pelatihan yaitu menggunakan pendekatan Andragogi dengan perpaduan presentasi, praktek, diskusi kelompok dan tanya jawab.
Adapun materi yang akan disampaikan pada pelatihan itu antara lain, Pengantar Perkembangan Membaca dan Pengajaran untuk Anak-anak yakni memperkenalkan kepada para guru bagaimana anak dapat meningkatkan kemampuan membaca serta mengembangkan instruksi pengajaran yang mendukung proses tersebut. Kemudian materi Persoalan Bahasa, para guru diajarkan bagaimana memahami tantangan berbicara dalam bahasa yang berbeda dari bahasa pengantar yang akan mempengaruhi kemampuan belajar anak dan berdampak pada Learning Outcome.
Selanjutnya materi Penilaian Formative, yakni tantangan guru dalam meningkatkan kemampuan pengajaran dengan mengunakan literacy score card untuk masing-masing murid untuk mempercepat kemampuan membaca mereka. Selain itu juga terdapat materi Pengetahuan Huruf yakni membantu guru untuk dapat memahami konsep Pengetahuan Huruf. Pemahaman dasar tentang Pengetahuan Huruf akan disampaikan dengan cara yang menyenangkan melalui permainan kartu untuk dapat membantu kebutuhan murid-murid dikelas awal yang tidak sempat duduk di PAUD sebagai intervensi awal mereka. Selanjutnya materi tentang Kesadaran Fonologis, yakni memahami Konsep Kesadaran Fonologis dan bagaimana memberikan kontribusi untuk peningkatan kemampuan membaca anak dan juga untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang mengajarkan Kesadaran Fonologis. Kemudian materi tentang Kosa Kata, yang bertujuan agar para guru memahami konsep Kosa Kata, yakni bagaimana dapat mendukung perkembangan literasi anak; identifikasi kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan Kosa Kata anak, Mengukur Kosa Kata dan memasukan dalam Rencana Pembelajaran. Beberapa permainan Kosa Kata akan dibagikan dan para guru memiliki kesempatan untuk merefleksikan setelah kegiatan. Juga terdapat materi tentang Kelancaran Membaca yakni guru akan belajar konsep kelancaran membaca dan berbagai kegiatan yang dapat digunakan untuk mengajarkan kelancaran membaca. Dan materi Pemahaman Bacaan yakni pemahaman peserta tentang konsep pemahaman bacaan dan belajar berbagai kegiatan yang mendukung Pemahaman Bacaan Anak.
Sebelumnya, Penanggungjawab Percepatan Keaksaraan Daerah Kepulauan Junaidi SPd, M.Pd, kepada SAMAWAREA, menyampaikan bahwa Dikbud Sumbawa berkomitmen untuk mereplikasi program literasi di dua Pulau yaitu Pulau Moyo dan Pulau Medang di Kecamatan Labuhan Badas. Program replikasi ini merupakan bagian dari komitment dan program kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya dalam bidang literasi untuk sekolah dasar. Program replikasi di Pulau ini akan dilaksanakan selama 5 bulan terhitung sejak Maret hingga Juli 2018 dengan target sebanyak 10 Sekolah Dasar (8 SD di Pulau Moyo dan 2 SD di Pulau Medang). Replikasi Program Literasi ini terinspirasi dari program “Gema Literasi” yang dilaksanakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik Partner of Save the Children yang bekerjasama dengan program INOVASI (Innovation for Indonesia’s School Children).(JEN/SR/*).






