SUMBAWA BARAT, SR (01/03/2018)
Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST mengajak ratusan siswa di daerah tersebut untuk gemar berinfak dan bersodaqoh. Kegiatan gerakan berinfaq dan bersodaqoh atau berzakat ini dilakukan karena banyak yang enggan melaksanakannya. Padahal harta yang ada adalah titipan Allah SWT. Berzakat, berinfaq dan bersodaqoh bagian dari menjalankan perintah Allah dan pasti rizkinya akan ditambah. ‘’Barang siap pandai bersyukur maka Allah akan tambahkan nikmatnya, dan barang siapa yang kufur maka azab Allah sangat pedih,” kata Wakil Bupati mengutip Qur’an Surat Ibrahim Ayat 7 pada kegiatan Gerakan Berinfaq dan Bersodaqoh di Sekolah yang dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam, Selasa (27/2) lalu.
Wabup mengingatkan para siswa yang kebetulan orang tuanya kaya, untuk tidak sombong. Karena kekayaan tersebut adalah ujian. Anak-anak yang memiliki rezeki lebih, agar memperhatikan yang kurang mampu, dengan cara mengeluarkan infaq untuk saling membantu. “Mari menanam yang terbaik untuk mendapatkan yang terbaik pula, ini untuk kita dan Kabupaten Sumbawa Barat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Wabup melepas Petugas Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) KSB sebagai petugas pengumpul zakat/infaq/sodaqoh tingkat kecamatan di KSB. Kemudian menyerahkan secara simbolis Kotak Infaq/Sodaqoh kepada guru. Kotak yang dibuat siswi melalui lomba yang digelar Baznas KSB ini akan ditempatkan di seluruh sekolah di KSB.
Selanjutnya, Wabup juga menyerahkan hadiah kepada siswa-siswi pemenang lomba pembuatan kotak infaq/sodaqoh dari barang bekas, dan pembuatan poster gerakan infaq/sodaqoh. Di tingkat SMA, lomba membuat poster dimenangkan SMAN 1 Jereweh. Juara dua diraih SMAN 1 Taliwang dan juara tiga SMA Muhammadiyah. Untuk lomba pembuatan kotak infaq/sodaqoh, juara pertama diraih SMKN 1 Jereweh, disusul SMKN 1 Maluk sebagai juara kedua dan juara ketiga SMA 1 Muhammadiyah. Sementara untuk tingkat SMP, juara pertama lomba pembuatan poster adalah SMPN 1 Seteluk, II SMPN 1 Maluk dan juara III diraih SMPN 1 Taliwang. Lomba pembuatan kotak infaq/sodaqoh juga berhasil diraih SMPN 1 Seteluk, kedua SMPN 1 Taliwang dan ketiga SMPN 3 Taliwang. Usai penyerahan hadiah, Wabup mengajak siswa-siswi dan seluruh hadirin berinfak dari uang dengan pecahan paling sedikit di kantongnya.
Kepala Baznas KSB, HM. Jafar Yusuf, S.Sos dalam laporannya mengatakan, Baznas bekerjasama dengan lurah dan kepala desa se-KSB telah melakukan pendataan terhadap fakir di KSB. Tercatat, jumlah warga fakir mencapai 500 orang. ‘’Perbedaan fakir dan miskin, kalau miskin memiliki harta tetapi tidak mencukupi, sementara fakir tidak ada harta dan tidak ada yang menanggung kebutuhannya, dan insya Allah uang dari infaq dan sodaqoh warga KSB-lah yang akan membantu mereka,” kata Ustadz Jafar.
Ia juga mengajak siswa untuk terbiasa berinfak atau bersodaqoh. Misalkan jika ibu memberikan Rp 5.000 maka Rp 1.000 dimasukkan ke kotak amal karena itu sangat berguna. Infak yang dikeluarkan, akan diberkahi Allah, seperti diberikan kesehatan, kecerdasan, cita-cita akan tercapai dan banyak keberkahan lainnya. (HEN/SR)






