SUMBAWA BESAR, SR (21/12/2017)
Naas menimpa Joy Adi Saputra. Perawat yang bertugas di Puskesmas Labangka Kecamatan Labangka ini tewas mengenaskan di jalan raya Sumbawa—Plampang tepatnya Kebun Jeruk Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir, Kamis (21/12) pagi. Korban yang tinggal di Dusun Unter Kipas, Desa Sepakat, Kecamatan Plampang ini meninggal dunia di TKP setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan Bus Yudi Jaya trayek Lombok—Labangka. Kondisi korban saat dievakuasi, mengalami patah tulang lengan kanan, kepala belakang lebam, mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.
Informasi yang diperoleh SAMAWAREA, sebelum kecelakaan maut ini terjadi, korban dalam perjalanan dari Plampang menuju Alas Barat untuk menghadiri rapat para perawat honor dan sukarela terkait rencana lanjutan aksi demo yang akan digelar 27 Desember mendatang. Namun dalam perjalanan kendaraan korban bertabrakan dengan Bus Yudi Jaya yang melaju dari arah berlawanan. Seketika korban tewas dengan kondisi wajah berlumuran darah. Kebetulan di TKP melintas mobil Puskel milik Puskesmas Labangka tempat korban bertugas. Langsung saja jasad korban dievakuasi ke rumah duka, Desa Sepakat Kecamatan Plampang.
Jenazah korban telah dikebumikan sore tadi di Pemakaman Umum Desa Sepakat. Hadir sejumlah rekan korban yang terlihat sangat berduka. Mereka menilai korban merupakan seorang pahlawan karena saat kejadian, sedang dalam perjalanan untuk menunaikan amanah memperjuangkan nasib ratusan perawat sukarela dan honorer se-Kabupaten Sumbawa yang kurang mendapat perhatian pemerintah terkait kesejahteraannya.
Adanya kecelakaan ini diakui Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan. Pihak Unitlaka Polres Sumbawa telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, sekaligus mengamankan sejumlah barang bukti. Demikian dengan sopir bus telah dibawa untuk dimintai keterangannya guna proses lebih lanjut. (BUR/SR)





