Tertipu Karyawan BSK Palsu, Uang Pelunasan Pinjaman Lenyap

oleh -364 Dilihat
Ilustrasi

SUMBAWA BESAR, SR (17/10/2017)

Sri Ningsih (45) seketika lemas. Wanita yang tinggal di Desa Gapit Kecamatan Empang ini, batal melunasi pinjaman kredit di Bank Samawa Kencana (BSK) setempat. Pasalnya uang Rp 6.750.000—sisa pinjaman, dibawa kabur orang tak dikenal yang mengaku sebagai karyawan baru BSK.

Menurut informasi, kejadiannya Senin (16/10) sekitar pukul 10.00 Wita. Sebelumnya, korban bermaksud melunasi pinjaman di Bank Samawa Kencana (BSK). Setibanya di halaman BSK, korban dihampiri pelaku yang tidak diketahui identitasnya. Seraya menyapa korban, pelaku memperkenalkan diri sebagai karyawan baru BSK. Anehnya pelaku mengetahui maksud kedatangan korban yang ingin melunasi pinjaman. Demikian dengan nama korban dan suaminya. “Ibu saya pegawai baru BSK, ibu mau melunasi pinjaman ya ? Saya disuruh ke Gapit oleh Bos, nama suami ibu Sarafuddin dan nama ibu Sri Ningsih,” kata pelaku bertubi-tubi.

Kemudian pelaku meminta korban untuk menjadi nasabah barunya. Pelaku menawarkan diri mengurus segala keperluan korban dengan alasan pimpinan banknya sedang sibuk. Pelaku pun mengajak korban keluar halaman BSK lalu membonceng korban menggunakan sepeda motornya. Setibanya di belakang kantor BSK, korban menyerahkan fotocopy KTP, KK serta uang sebesar Rp 6.750.000 untuk melunasi pinjaman tersebut. Setelah mendapatkan semuanya, pelaku meninggalkan korban. Beberapa saat ditunggu, pelaku tak kembali membuat korban curiga.

Korban kembali ke kantor BSK dan menanyakan kepada pegawai bank setempat terkait karyawan baru tersebut. Mendapat jawaban pihak bank bahwa tidak ada karyawan baru, korban langsung lemas. Ternyata yang mengaku sebagai karyawan baru tersebut adalah seorang penipu.

Kapolsek Empang, AKP I MD Suardika yang dihubungi SAMAWAREA, Selasa (17/10) membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya sempat mengejar pelaku yang informasinya kabur ke arah barat, namun tidak berhasil ditemukan. “Sejauh ini pelakunya belum kami identifikasi, penyelidikan masih terus dilakukan,” demikian Kapolsek. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *