SUMBAWA BESAR, SR (03/01/2017)
Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK mengatakan, tim identifikasinya sudah turun melakukan olah TKP kasus terbakarnya salah satu ruangan Kantor DPD Golkar Sumbawa yang berlokasi di Jalan Garuda. Namun sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah peristiwa itu dibakar atau terbakar. Dari olah TKP, ditemukan kaca jendela pecah, dan gorden dalam kondisi terbakar. Pihaknya belum menemukan hal-hal mencurigakan di lokasi kejadian. “Kami akan menganalisasi dan mengevaluasi hasil olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian itu,” aku Kapolres yang ditemui SAMAWAREA di ruang kerjanya, Selasa (3/1).
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, Jack Morsa juga mengaku tidak berani menyimpulkan penyebab kejadian tersebut meski penjaga malam sempat mencium bau bensin di lokasi kebakaran. “Tanpa bukti kami tidak berani berasumsi, hanya aparat yang bisa memastikan apakah itu terbakar atau dibakar,” ujarnya.
Terkait kejadian tersebut, Jack—sapaan akrabnya, berencana akan menambah penjaga malam. Selain itu memasang CCTV di sejumlah sudut kantor untuk menguatkan pengamanan. “Segera kami gelar rapat dengan anggota serta pengurus lain untuk membicarakan masalah ini,” imbuhnya.
Mengenai permasalahan di tubuh Golkar, Jack menyatakan sudah tidak ada dan saat ini sedang melakukan pembenahan. Pihaknya juga sudah melakukan rekonsiliasi dan musyawarah mufakat. ‘’Saya tidak tahu apakah ada pihak lain yang ingin mencoba mengganggu kondusifitas Golkar yang sudah kami bangun dua tiga bulan ini,” tandasnya.
Seperti diberitakan, Kantor DPD Golkar Kabupaten Sumbawa nyaris hangus terbakar. Beruntung api hanya membakar korden ruangan kantor yang berlokasi di Jalan Garuda Kelurahan Lempeh, Sumbawa, Senin (2/1) dinihari sekitar pukul 01.30 Wita. Saat kejadian, di kantor hanya ada Zainuddin (55) penjaga setempat yang sedang tidur di ruang tamu. Dan saksi baru sadar ada kejadian, ketika bangun dan membersihkan sejumlah ruangan. (JEN/SR)






