Saksi yang Diperiksa Tidak Mengenali Pelaku
SUMBAWA BESAR, SR (08/12/2016)
Meski sudah meminta keterangan sejumlah saksi, namun penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa masih kesulitan untuk mengungkap pelaku penyerangan Ahmad Adam (mantan Kades Marga Karya) dan adiknya, Burhanuddin di lokasi pengerjaan Proyek Jalan Usaha Tani, wilayah Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, belum lama ini. “Semua saksi yang sudah diperiksa mengaku tidak mengenal pelaku penyerangan itu,” ungkap Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK yang ditemui Rabu (7/12) kemarin.
Saksi yang telah diperiksa sebut Kapolres, adalah pekerja yang berada di lokasi kejadian bersama korban. Saksi mengaku tidak kenal karena baru pertamakali melihatnya. Namun saksi mengaku melihat kejadian tersebut. Untuk mendalami pemeriksaan ini, penyidik akan meminta keterangan korban. Sebab saat itu korban belum dapat diperiksa karena masih dalam perawatan medis. Ia berharap dari pemeriksaan tersebut polisi memperoleh petunjuk sehingga bisa mengidentifikasi identitas para pelaku. “Hukum harus ditegakkan. Siapapun yang terlibat akan diproses,” tandasnya.
Selain berupaya mengungkap kasus ini, Kapolres mengaku mencegah dampaknya. Karena itu pihaknya telah turun ke Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwis, mengumpulkan kepala desa, ketua BPD, kepala dusun dan tokoh masyarakat setempat. Dalam pertemuan itu, Kapolres meminta agar kejadian serupa tidak terulang kembali mengingat sudah ada keputusan bupati terkait kompensasi lahan Olat Maras.
Kapolres juga menjenguk korban di rumah sakit dan mendatangi keluarganya. Kapolres meminta agar permasalahan itu dipercayakan kepada aparat kepolisian untuk mengusutnya secara tuntas, sekaligus berharap tidak melakukan aksi balas dendam. (JEN/SR)






