Sekda Budi Prasetiyo Lepas Pawai Ta’aruf MTQH I, Ini Pesan Penting di Balik Syiar Al-Qur’an

oleh -181 Dilihat

SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (7 November 2026) – Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) I Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 resmi dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., di halaman Kantor Camat Alas, Sabtu (7/11/2026).

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan, Pawai Ta’aruf tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan MTQH I tingkat Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini sekaligus menghadirkan semangat syiar Islam dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Namun, di balik kemeriahan pawai dan semarak pelaksanaan MTQH, terdapat tantangan yang jauh lebih besar, yakni bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits benar-benar membumi dalam kehidupan sehari-hari.

MTQH tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial tahunan, ajang unjuk kemampuan membaca Al-Qur’an, ataupun arena mengejar prestasi dan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini harus mampu melahirkan perubahan nyata dalam perilaku, moral, dan akhlak masyarakat.

Mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an dan Hadits, Menguatkan Iman, Membentuk Akhlak, Menuju Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera”, MTQH I diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi Qur’ani.

Sebab, tantangan membangun daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan kemajuan ekonomi, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia, integritas, moralitas, serta karakter masyarakat.

Karena itu, Sekda berharap semangat mencintai Al-Qur’an dan Hadits harus diwujudkan dalam tindakan konkret, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, pemerintahan hingga kehidupan sosial kemasyarakatan.

Melalui MTQH I ini, juga diharapkan lahir generasi yang tidak hanya fasih membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera tidak hanya dibangun melalui kemajuan pembangunan, tetapi juga ditopang oleh masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits. (SR) 

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *