Kapolda NTB Turun Langsung, Penggerebekan di Sapta Marga Ungkap 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi

oleh -280 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (4 November 2026) – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB kembali mengungkap kasus peredaran gelap narkotika dalam jumlah besar. Seorang pria berinisial IS diamankan dalam penggerebekan di Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (3/11/2026) malam.

Dalam operasi yang dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba Polda NTB dan dihadiri Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, polisi menyita barang bukti narkotika lebih dari 2 kilogram sabu yang dikemas dalam 16 bungkus besar serta 265 butir ekstasi.

Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 19.00 Wita tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan setempat.

Menindaklanjuti informasi itu, tim Ditresnarkoba Polda NTB melakukan penyelidikan hingga akhirnya bergerak menggerebek kediaman IS.

Selain sabu dan ekstasi, tim mengamankan sejumlah barang bukti pendukung, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha berwarna biru dan klip sabu yang dibawa terduga pelaku.

Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Ia mengapresiasi kepedulian warga yang berani melaporkan aktivitas mencurigakan sehingga membantu aparat mengungkap peredaran narkotika.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kepala lingkungan, tokoh masyarakat hingga orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan dan keluarga.

“Mari kita gerakkan perang terhadap narkoba, perangi bersama, dan cegah sejak dini mulai dari lingkungan keluarga,” tegasnya.

Saat ini, penyidik Ditresnarkoba Polda NTB masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan serta asal-usul narkotika yang disita tersebut.

Pengungkapan ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku peredaran gelap narkotika bahwa Polda NTB terus berkomitmen memberantas narkoba dan tidak memberikan ruang bagi peredarannya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Peran aktif masyarakat diharapkan terus diperkuat guna membantu kepolisian memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *