Tak Kenal Lelah Berjuang di Pusat, Bupati Sumbawa Amankan Anggaran RS Sering 120 M

oleh -162 Dilihat

JAKARTA, samawarea.com (4 November 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, terus bergerilya di ibu kota untuk memperjuangkan berbagai program pembangunan daerah. Secara maraton, orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa ini menemui sejumlah pejabat pemerintah pusat guna memastikan dukungan terhadap pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat.

Setelah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH), Kementerian Kehutanan RI, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (3/11), Bupati kembali melanjutkan agenda strategis dengan mengunjungi sejumlah kementerian dan lembaga.

MoU tersebut menjadi langkah strategis memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan Program Sumbawa Hijau Lestari.

Pada hari yang sama, Bupati juga beraudiensi dengan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI. Dalam pertemuan itu, Bupati menyampaikan sejumlah usulan dukungan pemerintah pusat, di antaranya dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan Jembatan Lito di Kecamatan Moyo Hulu, pengadaan sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih, serta bantuan kendaraan operasional guna memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan kebencanaan di Kabupaten Sumbawa.

Perjuangan tersebut berlanjut pada Rabu (4/11). Kali ini, Bupati Sumbawa bersama rombongan mendatangi Kementerian Kesehatan RI untuk memperjuangkan keberlanjutan pembangunan Rumah Sakit Sering.

Bupati didampingi Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin S.AP., M.M.Inov, Wakil Ketua I H. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua III, Zulfikar Demitry SH MH, Ketua Komisi IV DPRD, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, Kepala Baperida Dr. Dedi Heriwibowo, Kadis Kesehatan, H. Sarip Hidayat, serta Direktur Utama RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta.

Dari hasil komunikasi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI beserta jajaran, perjuangan tersebut membuahkan hasil menggembirakan. Kabupaten Sumbawa mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp 120 miliar pada tahun 2027 untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Sering.

“Alhamdulillah, perjuangan untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Sering membuahkan hasil. Berdasarkan komunikasi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI beserta jajaran, Kabupaten Sumbawa mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp 120 miliar pada tahun 2027, terdiri dari Rp 100 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp 20 miliar untuk pengadaan alat kesehatan,” ungkap Bupati.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Sumbawa. Terlebih, sebelumnya pembangunan RS Sering sempat keluar dari daftar prioritas Kementerian Kesehatan.

Namun, pemerintah daerah tidak menyerah dan terus melakukan berbagai upaya agar pembangunan rumah sakit tersebut dapat kembali dilanjutkan.

“Ini adalah komitmen kita untuk menghadirkan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Sumbawa,” tegasnya.

Dukungan anggaran tersebut diharapkan menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan RS Sering, sekaligus memperkuat akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Langkah Bupati Sumbawa yang secara intensif melakukan komunikasi dan lobi dengan pemerintah pusat ini menjadi bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan daerah, mulai dari rehabilitasi hutan, infrastruktur, penanganan kebencanaan hingga pelayanan kesehatan. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *