Empat Santri Ponpes Alfatah Tamboro Magetan Tenggelam di Pantai Lunyuk, Satu Meninggal dan Tiga Hilang

oleh -424 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14 Oktober 2026) – Empat orang santri dari Ponpes Al Fatah Tamboro Magetan Jawa timur dilaporkan tenggelam saat mandi dan berenang di Pantai Batu Pampang, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/10/2026) pagi. Dari empat korban, satu orang telah berhasil dievakuasi ke Puskesmas Lunyuk dan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.50 Wita ketika rombongan yang berjumlah 12 orang tengah berekreasi di kawasan pantai tersebut.

Berdasarkan laporan awal Camat Lunyuk, Anhuyas, S.STP., M.Si., Rabu (14/10), rombongan berangkat dari Masjid Desa Perung sekitar pukul 07.30 Wita menggunakan mobil pick-up menuju Pantai Batu Pampang, Desa Emang Lestari.

Setibanya di lokasi, rombongan melakukan kegiatan rekreasi. Sebagian anggota rombongan kemudian mandi dan berenang di pantai. Namun, sekitar pukul 08.50 Wita, empat orang anggota rombongan dilaporkan tenggelam.

Satu korban bernama Ahmad Santoso berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Lunyuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun jiwanya tak tertolong dan meninggal dunia.

Sementara itu, tiga korban lainnya, yakni Muhammad Za’in, Muhammad Khairuridwan, dan Muhammad Yusuf Al Mulaik, hingga laporan awal diterima masih belum ditemukan.

Keempat korban diketahui berasal dari sejumlah daerah di luar Kabupaten Sumbawa, yakni Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Banten, dan Jawa Timur.

Menyikapi kejadian tersebut, diperlukan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan terhadap tiga korban yang masih hilang.

Unsur yang perlu dilibatkan meliputi Pemerintah Desa Emang Lestari dan Desa Perung, pemerintah Kecamatan Lunyuk, TNI/Polri, tenaga kesehatan, tim SAR, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), serta instansi terkait lainnya.

Selain upaya pencarian, pemantauan terhadap kondisi korban yang telah dievakuasi juga menjadi bagian dari penanganan kejadian tersebut.

Laporan awal yang disampaikan Camat Lunyuk kepada Bupati Sumbawa itu menegaskan bahwa penanganan masih berlangsung dan perkembangan situasi perlu dilaporkan secara berkala kepada pimpinan.

Hingga laporan awal tersebut disusun, tiga korban masih dalam pencarian. Belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kejadian maupun perkembangan terbaru proses pencarian. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *