Bupati Sumbawa: Wajah Sumbawa 30 Tahun ke Depan Ada di Anak-anak PAUD Hari Ini

oleh -58 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 September 2026) — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi dalam menyiapkan generasi penerus Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, wajah Sumbawa 20 hingga 30 tahun mendatang sangat ditentukan oleh anak-anak yang saat ini tengah menempuh pendidikan di lingkungan PAUD.

Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Sabtu (12/9/2026).

Bupati hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pimpinan perangkat daerah, camat, lurah dan kepala desa, pengurus HIMPAUDI, kepala satuan PAUD, guru serta tenaga pendidik PAUD se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana penuh kekeluargaan sekaligus menjadi momentum memperingati perjalanan HIMPAUDI yang kini telah memasuki usia ke-21 tahun.

Ia menekankan, PAUD memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas generasi Sumbawa di masa mendatang.

“Kalau kita berbicara tentang wajah Sumbawa dua puluh, tiga puluh tahun ke depan, maka tengoklah anak-anak kita yang ada di sekeliling kita. Yang kita lihat itulah yang akan menjadi generasi penerus Sumbawa untuk dua puluh, tiga puluh tahun ke depan,” ujar Bupati.

Menurutnya, PAUD tidak sekadar menjadi tempat anak memperoleh pendidikan. Lebih dari itu, PAUD merupakan ruang awal bagi anak untuk belajar bersosialisasi, membangun keberanian, mengenal kemandirian hingga belajar menyelesaikan persoalan-persoalan sederhana di luar lingkungan keluarga.

Di usia tersebut, kata Bupati, karakter anak mulai dibentuk melalui berbagai pengalaman sederhana. Anak belajar menunggu giliran, berani tampil di depan kelas, menyampaikan perasaan, berbagi dengan teman dan membangun rasa percaya diri.

“PAUD adalah tempat pertama anak belajar selain ibu bapak, selain orang tua. PAUD-lah tempat mendidik anak yang lebih konstruktif dan terdidik,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik PAUD yang selama ini dengan penuh kesabaran mendampingi tumbuh kembang anak.

Ia menyadari, perjuangan guru PAUD tidak selalu mendapat apresiasi secara langsung. Namun, keberhasilan mereka justru dapat terlihat dari perubahan-perubahan kecil pada diri anak.

“Bapak-Ibu mungkin tidak selalu mendapatkan tepuk tangan. Bapak-Ibu mungkin tidak setiap hari ada yang mengucapkan terima kasih. Tetapi ketika anak yang tadinya takut, di tangan ibu-ibu muncul keberanian tampil di depan kelas,” ungkapnya.

Begitu pula ketika seorang anak yang sebelumnya enggan berbagi mulai belajar berbagi dengan temannya, atau anak yang selalu menangis saat ditinggal orang tua kemudian mampu masuk kelas dengan gembira.

Bagi Bupati, perubahan sederhana tersebut merupakan keberhasilan luar biasa yang lahir dari kesabaran dan ketekunan para guru PAUD.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat Sumbawa, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik PAUD dan HIMPAUDI,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi HIMPAUDI yang selama ini tidak hanya memperjuangkan kepentingan para pendidik, tetapi turut menjadi mitra pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sumbawa.

Ia secara khusus menyinggung kegiatan pawai PAUD se-Kabupaten Sumbawa yang melibatkan anak-anak dari berbagai satuan pendidikan.

Menurutnya, pawai tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan itu menjadi bagian dari proses pembelajaran karena anak diperkenalkan dengan kebersamaan, keberagaman, budaya, tradisi hingga berbagai macam profesi.

“Dengan menggunakan pakaian adat, menggunakan pakaian-pakaian segala profesi, anak-anak kita diperkenalkan tentang budaya kita, tentang tradisi kita, tentang profesi kita,” jelasnya.

Ke depan, Bupati berharap sinergi antara pemerintah, HIMPAUDI, Bunda PAUD, satuan pendidikan dan orang tua terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Sumbawa.

Ia menegaskan pembangunan PAUD tidak boleh hanya berorientasi pada bertambahnya jumlah satuan pendidikan, bangunan maupun fasilitas. Hal yang jauh lebih penting adalah memastikan anak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhannya.

“Mari kita bangun PAUD yang bukan hanya banyak jumlahnya, bukan hanya banyak bangunannya, bukan hanya banyak fasilitas-fasilitasnya, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, inklusif, sesuai dengan kebutuhan anak,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga besar HIMPAUDI, guru dan tenaga pendidik PAUD yang telah mengambil peran penting dalam mempersiapkan generasi penerus Kabupaten Sumbawa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa saya mengucapkan sekali lagi selamat Hari Ulang Tahun HIMPAUDI ke-21,” pungkasnya. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *