Puskesmas Jangan Hanya Tunggu Pasien, Bupati Sumbawa Minta Perkuat Upaya Pencegahan

oleh -84 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Agustus 2026) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, meminta seluruh jajaran Puskesmas di Kabupaten Sumbawa tidak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan di dalam gedung. Puskesmas harus lebih aktif turun ke tengah masyarakat untuk melakukan pencegahan, deteksi dini, serta mengenali berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi warga.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati kepada 17 Kepala UPT Puskesmas yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan salah satu ujung tombak pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Saat ini terdapat 26 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Keberadaannya menjadi titik penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi kesehatan, pemeriksaan, pelayanan hingga perawatan. Namun, menurut Bupati, fungsi Puskesmas tidak boleh berhenti ketika masyarakat datang berobat.

“Puskesmas tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang untuk berobat, tetapi harus lebih aktif melakukan upaya pencegahan agar masyarakat tetap sehat,” tegasnya.

Karena itu, para Kepala UPT Puskesmas diminta turun langsung ke lapangan. Mereka harus mengenali kondisi masyarakat, memetakan kelompok-kelompok masyarakat, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan kesehatan yang berpotensi muncul.

Langkah tersebut dinilai penting agar pelayanan kesehatan tidak semata-mata bersifat kuratif atau mengobati ketika warga sudah sakit, tetapi juga mengedepankan upaya promotif dan preventif.

Bupati juga meminta pemeriksaan kesehatan gratis terus didorong di tengah masyarakat. Program tersebut diharapkan menjadi sarana deteksi dini sekaligus langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit.

“Ukuran kesuksesan puskesmas bukan seberapa banyak pasien yang dilayani, tetapi berapa banyak masalah kesehatan yang berhasil dicegah sebelum menjadi masalah yang lebih besar,” tandas Bupati.

Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi para Kepala UPT Puskesmas yang baru dilantik untuk membangun pola pelayanan yang lebih proaktif, dengan menjadikan masyarakat sebagai pusat perhatian dan pencegahan penyakit sebagai bagian penting dari keberhasilan pelayanan kesehatan. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *