Pendapatan Sumbawa 2027 Ditarget Rp 1,92 Triliun, PAD Dipatok Rp 269,78 Miliar

oleh -93 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12 Agustus 2026) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai memproyeksikan arah keuangan daerah tahun 2027. Dalam Rancangan KUA-PPAS yang disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp 1,92 triliun. Rancangan tersebut disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Selasa (11/8/2026).

Target pendapatan itu meningkat Rp 25,04 miliar atau 1,32 persen dibandingkan APBD 2026. Komposisinya terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 269,78 miliar, pendapatan transfer Rp 1,64 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp ,94 miliar.

Yang menarik, pemerintah daerah mematok kenaikan PAD cukup signifikan. PAD 2027 ditargetkan meningkat Rp 18,30 miliar atau 7,28 persen. Kenaikan tersebut terutama diharapkan berasal dari optimalisasi pajak daerah dan sumber-sumber lain PAD yang sah.

Bupati mengatakan, penguatan PAD menjadi penting di tengah kecenderungan penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD).

“Dengan adanya kecenderungan penyesuaian Transfer ke Daerah, kita terus memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD, aset daerah, serta pengelolaan dana transfer yang adaptif,” kata Bupati.

Di sisi lain, belanja daerah 2027 direncanakan mencapai Rp 1,93 triliun. Angka ini naik Rp 17,05 miliar atau 0,89 persen dibandingkan APBD 2026.

Belanja operasi menjadi porsi terbesar dengan nilai Rp 1,56 triliun. Kemudian belanja modal sebesar Rp 95,33 miliar, belanja tidak terduga Rp 20 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 254,11 miliar.

Bupati menegaskan, belanja daerah tidak sekadar diarahkan untuk menghabiskan anggaran. Setiap rupiah harus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan masyarakat.

Karena itu, kebijakan belanja diarahkan dengan prinsip money follows priority dan value for money. Fokusnya mencakup pemenuhan belanja wajib, penguatan ekonomi dan hilirisasi agromaritim, pemerataan infrastruktur, serta efisiensi belanja operasional.

Untuk tahun 2027, Pemkab Sumbawa mengusung tema pembangunan: “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintahan Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas.”

Sejumlah prioritas pembangunan kemudian disiapkan. Mulai dari penguatan sumber daya manusia, pengembangan ekonomi berbasis potensi unggulan dan hilirisasi, pemerataan infrastruktur, hingga penguatan lingkungan.

Tata kelola pemerintahan juga menjadi perhatian, termasuk percepatan penurunan kemiskinan serta penguatan ketahanan sosial budaya. Untuk pembiayaan, penerimaan daerah tahun 2027 direncanakan sebesar Rp 15 miliar yang bersumber dari SiLPA tahun sebelumnya.

Bupati berharap pembahasan bersama DPRD nantinya menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif, efisien dan tepat sasaran. Menurutnya, APBD harus mampu menjawab kebutuhan pembangunan sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

Rancangan KUA-PPAS ini selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan antara DPRD melalui Badan Anggaran dan Pemerintah Daerah melalui TAPD sebelum ditetapkan menjadi dasar penyusunan APBD 2027. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *