SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Juli 2026) – Kontingen Gymnastic Artistik Kabupaten Sumbawa menunjukkan efisiensi luar biasa pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Meski hanya menurunkan dua atlet, Sumbawa sukses membawa pulang lima medali dari nomor artistik putra dan putri.
Dua atlet tersebut adalah Ahmad Lean Zaini dan Melda Dina Safitri. Lean menyumbangkan dua medali perak dan satu perunggu sedangkan Melda mempersembahkan dua medali perunggu.
Dua medali perak Ahmad Lean diraih pada nomor Floor Exercise (Lantai) dan Meja Lompat (Vault). Sementara satu medali perunggu diperolehnya dari nomor All Around.
Persaingan paling sengit terjadi di nomor lantai putra. Lean hanya terpaut tipis poin dari Muhammad Fauzan, mantan rekan setimnya saat membela Kabupaten Sumbawa pada Porprov sebelumnya. Kini Fauzan memperkuat Kabupaten Lombok Tengah dan berhasil merebut medali emas. Pada Porprov edisi sebelumnya, Lean dan Fauzan sama-sama tampil untuk Sumbawa dan sukses menyumbangkan medali emas.
Sementara itu, Melda Dina Safitri tampil konsisten dengan menyabet dua medali perunggu dari nomor Vaulting (Meja Lompat), dan Floor Exercise (Lantai).
Ketua Cabang Olahraga Gymnastic Artistik Kabupaten Sumbawa, Hj. Dewi Noviantika S.Pd., M.Pd., didampingi pelatih Euis Kurniasih S.Pd., mengaku bangga atas capaian para atletnya.
Kepada samawarea.com, Senin (20/7/2026), Hj. Novi mengatakan hasil tersebut patut disyukuri mengingat Sumbawa hanya mengirim dua atlet dengan persiapan yang relatif singkat.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Hanya dua atlet yang kami turunkan, tetapi mampu menyumbangkan lima medali untuk Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Menurut mantan Wakil Bupati Sumbawa ini, belum berhasilnya atlet Sumbawa meraih medali emas dapat dimaklumi karena waktu persiapan yang belum maksimal. Selain itu, salah satu atlet andalan Sumbawa, Muhammad Fauzan, memilih bergabung dengan Kabupaten Lombok Tengah pada Porprov kali ini.
Ia juga menyoroti fenomena banyaknya daerah yang menggunakan atlet dari luar. Namun, Sumbawa tetap mempertahankan komitmennya dengan mengandalkan atlet asli daerah.
“Alhamdulillah, Sumbawa tidak menggunakan atlet bayaran. Semua yang kami turunkan benar-benar atlet daerah sendiri. Itu yang membuat kami bangga,” tegasnya.
Ke depan, Hj. Novi berkomitmen meningkatkan prestasi Gymnastic Artistik Sumbawa melalui latihan yang lebih intensif dan pembinaan berkelanjutan.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa memberikan dukungan yang lebih maksimal kepada seluruh cabang olahraga agar atlet-atlet potensial tetap bertahan membela daerah sendiri dan tidak berpindah memperkuat kontingen kabupaten lain pada ajang-ajang berikutnya.
“Jangan ada atlet potensial kita yang hengkang hanya karena alasan kurangnya perhatian dari kita,” tandasnya. (SR)






