SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 Juni 2026) – Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Lingkungan RW 08, Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Senin (15/6) malam, berlangsung semarak dan penuh kebersamaan.
Sepanjang puluhan meter, aneka hidangan siap santap tertata rapi menyambut warga dan para tamu undangan. Beragam menu khas tersaji, mulai dari opor ayam, bakso, nasi tumpeng, sate sira bage, nasi kuning, ikan bage, me banek, poteng (tape), pelu, jajanan lokal Sumbawa, hingga bubur sura yang menjadi sajian wajib dalam peringatan Tahun Baru Islam.
Para tamu yang hadir tampak antusias menikmati hidangan tersebut, di antaranya Camat Sumbawa Ardiansyah, Lurah Bugis Edi Sugianto, A.Md., sejumlah lurah lainnya, serta tokoh masyarakat, warga setempat dan sekitar.
Penggagas kegiatan, Euis Kurniasih, S.Pd., didampingi Ketua RW 08 Kelurahan Bugis, Ari Widodo, mengatakan bahwa kegiatan ramah tamah menyambut malam 1 Muharram telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kali ini adalah tahun yang ke-enam.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat kekompakan umat dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam.
“Kegiatan ini kami laksanakan setiap tahun sebagai momentum mempererat persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan memperkuat silaturahmi antarwarga RW 08 serta masyarakat sekitar,” ujar Euis.
Acara ramah tamah dimulai pukul 20.00 Wita atau usai Salat Isya dan dipusatkan di Lingkungan RW 08 Kelurahan Bugis. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa ketika warga bersama tamu undangan menikmati sajian yang telah disiapkan secara gotong royong.
Ketua RW 08 Kelurahan Bugis, Ari Widodo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan meriah. Ia berharap tradisi tersebut terus dilestarikan sebagai media memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Perayaan malam 1 Muharram di RW 08 Kelurahan Bugis pun menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong, budaya berbagi, dan silaturahmi masih terus hidup dan terjaga di tengah kehidupan masyarakat Sumbawa,” ujar Lurah Bugis, Edy Sugianto. (SR)






