SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (27 September 2026) – Masa depan Kabupaten Sumbawa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda. Hal tersebut mengemuka dalam Dialog Kedaerahan yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samawa (UNSA), Minggu (27/9/2026).
Dialog yang berlangsung di Auditorium Universitas Samawa tersebut mengusung tema “Sumbawa Hari Ini Menuju Sumbawa di Masa Depan: Meneropong dan Mengoptimalkan Potensi Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat.”
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi bertajuk “Membawa Sumbawa dari Hari Ini Menuju Masa Depan.”
Dalam paparannya, Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP, mengulas kondisi Sumbawa saat ini, berbagai potensi yang dimiliki daerah, serta arah dan langkah strategis yang perlu didorong untuk membawa Sumbawa menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
Di hadapan mahasiswa, Sekda juga menekankan pentingnya posisi generasi muda dalam pembangunan daerah. Mahasiswa, kata dia, tidak hanya merupakan kelompok intelektual, tetapi juga bagian penting dari kekuatan daerah yang memiliki gagasan, kreativitas, serta energi untuk ikut menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Dialog berlangsung secara interaktif. Mahasiswa mendapat ruang untuk bertukar gagasan dan menyampaikan pandangan terkait berbagai persoalan serta peluang pembangunan Sumbawa ke depan.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang mempertemukan perspektif pemerintah daerah dengan pemikiran generasi muda, terutama dalam melihat bagaimana potensi daerah dapat dioptimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Melalui dialog ini, diharapkan terbangun pemahaman dan semangat bersama untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sumbawa.
“Kami berharap generasi muda tidak berhenti sebagai penonton pembangunan, tetapi ikut mengambil peran melalui gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi daerah,” pintanya. (SR)






