Propam Polres Sumbawa Sidak Ponsel Anggota, Pastikan Tak Ada Aplikasi Judol

oleh -788 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 April 2026) – Upaya pemberantasan judi online kini tak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga internal institusi kepolisian. Untuk memastikan seluruh personelnya bersih dari praktik perjudian digital, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Sumbawa menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) disertai razia khusus terhadap ponsel anggota, Kamis (16/4).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Mako Polres Sumbawa tersebut berlangsung sesaat setelah apel pagi. Seluruh personel Polri maupun ASN di lingkungan Polres Sumbawa diperiksa secara menyeluruh, mulai dari sikap tampang, kelengkapan administrasi, hingga isi perangkat telepon genggam.

Kasi Propam Polres Sumbawa AKP I Ketut Puja yang memimpin langsung kegiatan itu mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara mendadak agar seluruh anggota selalu siap dan terbiasa menjaga kedisiplinan.

“Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, anggota Polri wajib menunjukkan sikap tampang yang rapi, disiplin, serta tertib administrasi sebelum turun memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Namun demikian, fokus utama dalam Gaktibplin kali ini adalah pemeriksaan terhadap ponsel milik personel. Langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut atensi pimpinan Polri terkait maraknya perjudian di ruang digital.

Satu per satu ponsel anggota diperiksa oleh tim Si Propam. Petugas menelusuri aplikasi yang terpasang, riwayat pencarian, hingga jejak aktivitas digital untuk memastikan tidak ada personel yang terlibat dalam praktik judi online.

Dari hasil inspeksi mendadak tersebut, tidak ditemukan adanya aplikasi judi online maupun riwayat aktivitas perjudian di ponsel anggota Polres Sumbawa.

“Kami ingin memastikan seluruh personel bebas dari judi online. Jangan sampai anggota yang seharusnya menindak, justru ikut terlibat. Karena itu pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan menyeluruh,” tegas AKP Ketut Puja.

Selain razia ponsel, tim Propam juga melakukan pemeriksaan terhadap penampilan dan kelengkapan administrasi personel. Pemeriksaan meliputi kerapian rambut, kumis, jenggot, kesesuaian penggunaan seragam dinas dan atribut, serta pengecekan dokumen pribadi seperti KTA, KTP, SIM, dan NPWP.

Tak hanya itu, kendaraan pribadi maupun dinas milik anggota turut diperiksa. Petugas memastikan seluruh kendaraan menggunakan spion standar, plat nomor yang masih berlaku, serta knalpot sesuai ketentuan.

Bagi personel yang ditemukan melakukan pelanggaran ringan, diberikan tindakan disiplin di tempat berupa sanksi fisik seperti push-up. Sedangkan anggota yang masa berlaku surat-surat kendaraan atau identitasnya telah habis diminta segera memperbarui dokumen.

Untuk kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan, Propam langsung mengamankan sementara hingga pemilik melengkapi kekurangannya.

“Untuk pelanggaran kendaraan yang tidak lengkap, kendaraan diamankan sementara dan wajib dilengkapi sesuai standar teknis sebelum dapat digunakan kembali,” tambahnya.

Ia berharap pengawasan rutin semacam ini dapat memperkuat integritas personel serta memastikan seluruh anggota benar-benar menjadi teladan di tengah masyarakat, terutama dalam memerangi praktik judi online yang kian meresahkan. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *