Perluas Layanan Air Bersih di Sumbawa, SPAM 2026 Sasar 12 Ribu Rumah

oleh -312 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 April 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air bersih.

Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Sosialisasi Pekerjaan Konstruksi Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun 2026 oleh Bupati Sumbawa di Aula Bapperida Kabupaten Sumbawa, Kamis (23/04).

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan NTB, jajaran Forkopimda, Kepala Balai BPPK, pimpinan perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutan Kepala Balai yang dibacakan oleh PPK Perencanaan, Nurul Ismi Roziana, dijelaskan bahwa program optimalisasi SPAM bertujuan meningkatkan kualitas layanan air minum di Kabupaten Sumbawa. Program ini mencakup rehabilitasi jaringan pipa dengan kapasitas 3 x 50 liter per detik yang ditargetkan mampu melayani sekitar 12 ribu sambungan rumah.

Pelaksanaan pekerjaan pun diingatkan agar mengedepankan ketepatan mutu, waktu, dan biaya. Selain itu, sinergi lintas pihak dinilai penting untuk menjamin keberhasilan proyek, termasuk dalam menjaga keberlanjutan pemeliharaan pasca konstruksi.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, menegaskan bahwa pembangunan SPAM Semongkat merupakan langkah strategis dalam memperluas cakupan layanan air bersih di daerah. Sistem ini ditargetkan mampu melayani lima kecamatan, yakni Labuhan Badas, Sumbawa, Unter Iwes, Moyo Hilir, dan Moyo Utara.

Ia menekankan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar sekaligus indikator penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Saat ini, capaian layanan air minum di Kabupaten Sumbawa masih berada di kisaran 12 persen, jauh dari target nasional sebesar 43 persen.

“Kondisi ini menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Haji Jarot.

Pemerintah daerah, lanjutnya, menyambut baik dukungan Pemerintah Pusat melalui yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program tersebut.

Selain memperluas jumlah pelanggan, optimalisasi SPAM juga difokuskan pada peningkatan efisiensi distribusi air. Di antaranya dengan mengurangi pipa kosong serta memperbaiki jaringan pipa induk yang sebagian telah berusia lebih dari 40 tahun.

“Kita berharap seluruh sumber air dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Bupati juga mengisyaratkan adanya rencana penyesuaian tarif air minum dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di sekitar lokasi proyek, untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting demi terwujudnya layanan air bersih yang lebih baik bagi kita semua,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *