Jasad Perempuan Ditemukan Membusuk di Sungai, Polisi Selidiki Identitas

oleh -146 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (24 April 2026) – Warga di Lingkungan Sambi Tangga, Kelurahan Kandai I, Kecamatan Dompu, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Diwu Mboha, Jumat (24/4) sekitar pukul 12.30 Wita.

Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti Polres Dompu yang datang ke lokasi bersama jajaran Polsek Dompu. Personel gabungan yang terdiri dari Unit Identifikasi dan Piket Reskrim segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sembari memasang garis polisi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan. Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan, dengan beberapa bagian kulit terkelupas yang diduga akibat terendam air lebih dari 24 jam. Perubahan bentuk pada sejumlah bagian tubuh juga menunjukkan proses dekomposisi yang cukup signifikan.

Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna hijau toska dan celana pendek berwarna merah. Namun hingga kini, identitas korban belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah yang menyulitkan proses identifikasi.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Dompu untuk penanganan lebih lanjut, seraya menunggu kemungkinan adanya laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Masdidin SH, Jumat (24/4/26) menyampaikan bahwa pihaknya kini fokus mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.

“Kami telah melakukan olah TKP secara maksimal bersama tim gabungan. Saat ini fokus kami adalah mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polres Dompu atau menghubungi pihak RSUD guna membantu proses identifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur melalui Kasi Humas, IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami mengedepankan proses penyelidikan secara profesional dan transparan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Jika memiliki informasi yang dapat membantu, segera sampaikan kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematian secara pasti. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *