Sumbawa Barat. Samawarea. Cim ( 30/3/2026)
Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali bersiap menggelar pesta demokrasi di tingkat desa melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang direncanakan berlangsung tahun ini. Sebanyak 22 desa dipastikan akan ikut serta dalam kontestasi tersebut, termasuk lima desa yang saat ini masih dipimpin oleh Penjabat (PJ) kepala desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) KSB, H. Hamid, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan meski hingga kini jadwal pasti pelaksanaan Pilkades belum ditentukan. Namun demikian, pihaknya memberikan gambaran bahwa pelaksanaan kemungkinan besar akan digelar pada rentang waktu setelah bulan Agustus.
“Kita sudah siapkan segala sesuatunya, termasuk anggaran sebesar Rp2,7 miliar. Tinggal menunggu penetapan jadwal resmi, yang kemungkinan akan berada di atas bulan Agustus,” ujar Hamid saat ditemui media ini di sela-sela kegiatan rapat paripurna di DPRD KSB.
Dari total 22 desa yang akan mengikuti Pilkades serentak, terdapat lima desa yang saat ini dipimpin oleh PJ kepala desa. Kondisi ini terjadi karena berbagai faktor, seperti masa jabatan kepala desa sebelumnya yang telah berakhir maupun adanya permasalahan yang menyebabkan kekosongan jabatan definitif.
Salah satu desa yang menjadi sorotan adalah Desa Sekongkang Bawah. Desa ini harus dipimpin oleh PJ setelah kepala desa definitifnya tersandung persoalan hukum, padahal yang bersangkutan baru menjabat sekitar dua tahun. Situasi ini tentu menjadi perhatian khusus pemerintah daerah agar roda pemerintahan desa tetap berjalan dengan baik hingga terpilihnya kepala desa yang baru.
Menurut Hamid, Pilkades serentak ini tidak hanya menjadi ajang demokrasi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin yang memiliki integritas dan mampu membawa kemajuan bagi desa masing-masing.
“Pilkades ini adalah kesempatan bagi masyarakat desa untuk memilih pemimpin yang benar-benar bisa mengayomi dan membangun desa. Kami berharap prosesnya berjalan lancar, aman, dan demokratis,” tambahnya.
Selain itu, pihak Dinas PMD KSB juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk aparat keamanan dan pemerintah desa, guna memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. Sosialisasi kepada masyarakat juga akan terus digencarkan agar partisipasi pemilih tetap tinggi.






