Kekerasan di Lingkungan Sekolah, Tiga Pelajar Terluka Tujuh Orang Diamankan Polisi

oleh -483 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (14 Januari 2026) – Polsek Hu’u Polres Dompu menangani kasus dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan sejumlah pelajar SMAN 1 Hu’u. Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kasus ini dilaporkan oleh Yuda Saputra (17) ke Sentral Pelayanan Kepolisian (SPKT) Polsek Hu’u. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa dugaan penganiayaan dan pengeroyokan dilakukan oleh beberapa siswa sekolah yang sama, sehingga mengakibatkan tiga pelajar mengalami luka robek dan benjol di bagian kepala.

Adapun korban dalam peristiwa tersebut yakni AF (16), pelajar asal Desa Adu, Kecamatan Hu’u, yang mengalami luka robek di bagian samping kepala. Selanjutnya YS (17), pelajar asal Desa Sawe, Kecamatan Hu’u, mengalami luka robek di bagian depan kepala, serta RAP (16), pelajar asal Desa Marada, Kecamatan Hu’u, yang mengalami luka benjol di bagian kepala.

Sementara itu, polisi telah mengidentifikasi dan mengamankan tujuh terduga pelaku pengeroyokan, masing-masing berinisial FF (16), A (16), AA (17), Y (17), F (17), H (17), dan S (16), yang seluruhnya merupakan pelajar dan berdomisili di wilayah Kecamatan Hu’u.

Berdasarkan keterangan sementara, kejadian bermula saat para korban berada di depan kelas dan melihat sekelompok siswa saling kejar hingga terlibat perkelahian. Ketika korban berusaha melerai, salah satu terduga pelaku datang dari arah belakang dan memukul kepala korban menggunakan potongan papan kayu, sehingga menyebabkan luka robek. Tak berselang lama, kembali terjadi aksi penganiayaan di sekitar lingkungan sekolah yang mengakibatkan dua siswa lainnya mengalami luka robek dan benjol di bagian kepala.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 11.10 Wita, Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal langsung memerintahkan personelnya untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengecek kondisi korban di Puskesmas Rasabou, mengamankan situasi, serta membawa para terduga pelaku ke Polsek Hu’u guna proses hukum lebih lanjut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengamankan para terduga pelaku serta melakukan penggalangan terhadap keluarga korban, keluarga terduga pelaku, dan pihak sekolah. Langkah ini dilakukan agar permasalahan tidak berkembang dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” jelas IPDA Samsul Rizal.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen serius menangani setiap bentuk kekerasan, khususnya yang terjadi di lingkungan pendidikan.

“Setiap bentuk kekerasan yang melibatkan pelajar akan ditangani secara profesional dan berkeadilan. Selain penegakan hukum, Polres Dompu juga mengedepankan langkah preventif dan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas IPTU Nyoman.

Saat ini, para terduga pelaku masih diamankan di Polsek Hu’u untuk dimintai keterangan lebih lanjut, sementara para korban telah mendapatkan perawatan medis. Situasi di wilayah hukum Polsek Hu’u terpantau aman dan kondusif, serta perkembangan perkara akan terus ditangani. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *