Seorang ilmuwan Jared Diamond melalui buku yang ditulis berjudul “Collapse: How societies Choose to Fall or Succeed (2004)”. Buku ini lebih dari 400 halaman menyelidiki keruntuhan peradaban-peradaban masa lalu dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kehancuran suatu masyarakat.
Pohon Raksasa Sumatera: warisan abad 15
Ancaman deforestasi telah terjadi sejak tahun 1400-an di mana pohon-pohon raksasa yang endemik hanya ada di pulau Sumatera. Hal ini dibuktikan dari temuan akar pohon raksasa di beberapa lokasi.
Adapun yang tersisa saat ini adalah:
Pohon Meranti (Shorea spp): pohon ini dapat tumbuh hingga 50 meter dan merupakan salah satu spesies pohon terbesar di Sumatera.
Pohon Keruing (Dipterocarpus spp): pohon dapat tumbuh hingga 40 meter dan merupakan salah satu spesies pohon yang paling umum di Sumaterà.
Pohon Rantiang (Ficus spp): pohon ini dapat tumbuh hingga 30 meter dan merupakan salah satu spesies pohon yang paling banyak ditemukan di Sumatera.
Pohon-pohon ini telah membeŕikan manfaat bagi ekologi dan masyarakat di Sumatera. Ancaman deforestasi dan alih fungsi lahan dari data WALHI antara tahun 2016 – 2024 sekitar 1,4 juta hektar hutan telah hilang di Aceh, Sumut dan Sumbar.
Tantangan berat ini tidak membuat pejabat sadar atas kebijakannya dalam alih fungsi lahan. Sesuai dengan dalil Jared Diamond bahwa penguasa bersama oligarki dan politisi memilih runtuh peradaban Nusantara.
Daftar Pustaka
Collapse: How Societies Choose to Faiĺ or Succeed (2005), Viking press, ISBN: 978-0-14-303655-5. (*)






