Permintaan Produk Halal Meningkat, Pemkab Sumbawa Gelar Pelatihan Juleha 2025

oleh -283 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12 Desember 2025) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pangan dan kesehatan masyarakat veteriner. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Juru Sembelih Hewan (Juleha) Tahun 2025 yang resmi dibuka Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., di Aula Hotel Transit Sumbawa.

Pelatihan ini diikuti 12 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi juru sembelih agar mampu menjalankan proses penyembelihan yang memenuhi standar halal, kebersihan, serta kesehatan masyarakat veteriner.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan juru sembelih dalam menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

“Penyembelihan yang tidak sesuai standar dapat berdampak pada kualitas daging, keamanan pangan, dan bahkan aspek keagamaan terkait kehalalan produk. Dengan meningkatnya kesadaran dan permintaan akan produk halal, keberadaan juru sembelih yang kompeten tidak bisa ditawar,” tegas Bupati.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan peningkatan sumber daya manusia seperti ini sebagai bagian dari upaya menjamin kualitas pangan di Kabupaten Sumbawa.

Pelatihan Juleha 2025 tidak hanya menyajikan materi teknis penyembelihan, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam mengenai adab penyembelihan sesuai syariat Islam, higienitas alat, kesejahteraan hewan (animal welfare), hingga standar keselamatan kerja. Para peserta juga akan mengikuti praktik langsung untuk memastikan kemampuan mereka benar-benar teruji di lapangan.

Selanjutnya, E.S. Adi Nusantara, S.Sos., MT., selaku Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas SDM di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Pelatihan yang digelar 11–13 Desember 2025 ini dirancang dalam dua metode, yakni pemaparan materi dan praktik lapangan. Materi pelatihan meliputi standar halal, teknik penyembelihan yang benar, higienitas peralatan, serta penanganan hewan sebelum dan sesudah disembelih.

Untuk praktik lapangan, peserta akan dibimbing instruktur berpengalaman agar mampu menerapkan metode penyembelihan secara benar, efektif, dan sesuai syariat.

“Kami berharap pelatihan ini memberi manfaat nyata bagi peserta, sekaligus menciptakan sistem penyembelihan yang lebih higienis, profesional, dan memenuhi standar halal di Kabupaten Sumbawa,” ujar Adi Nusantara.

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjaga kedisiplinan agar tujuan kegiatan dapat tercapai dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dengan terselenggaranya Pelatihan Juru Sembelih Hewan Tahun 2025 ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak juru sembelih terlatih yang mampu menjadi motor penggerak peningkatan keamanan pangan dan kualitas daging halal di Kabupaten Sumbawa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *