SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 Juni 2026) – NY, wanita berusia 21 tahun ditemukan tak bernyawa di rumahnya, wilayah Desa Berare, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Minggu (14/6) sekitar pukul 09.30 Wita.
Korban pertama kali ditemukan oleh dua saksi berinisial M dan Y. Saat itu, saksi M datang ke rumah korban yang juga difungsikan sebagai gudang untuk menyimpan gabah. Namun, setelah beberapa kali memanggil tanpa mendapat jawaban, saksi masuk ke area dapur dan mendapati korban sudah tidak bernyawa.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hilir IPTU Husni membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Moyo Hilir langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal.
“Setelah menerima laporan, anggota segera melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Moyo Hilir untuk pemeriksaan medis lebih lanjut,” ujar Iptu Husni.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Nilamsari dari Puskesmas Moyo Hilir, ditemukan adanya bekas jeratan pada leher korban yang mengindikasikan kematian akibat gantung diri serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.
Pihak kepolisian kemudian melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Sumbawa, hingga meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Dari hasil penyelidikan awal diketahui korban ditinggal seorang diri di rumah tersebut selama kurang lebih satu minggu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.
Sementara itu, keluarga korban dikabarkan masih berduka dan berencana mengajukan permohonan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Kepolisian menyatakan siap memfasilitasi proses tersebut dan tetap melanjutkan penyelidikan secara objektif.
“Kami menghormati keputusan keluarga korban. Saat ini proses penyelidikan tetap berjalan untuk mendalami latar belakang kejadian ini secara objektif,” tambah Kapolsek.
Polsek Moyo Hilir juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya bagi warga yang tinggal sendiri, sebagai bentuk dukungan sosial dan upaya mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari. (SR)






