MATARAM, samawarea.com (7 November 2025) – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), T.B. Ahmad Masyhuri, secara resmi membuka kegiatan Rapat Monitoring dan Evaluasi Peningkatan Kompetensi Pendamping Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Provinsi NTB Tahun 2025. Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7–9 November 2025 ini digelar di Hotel Golden Palace Mataram, Jumat (7/11/2025).
Dalam sambutannya, Ahmad Masyhuri menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat peran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai salah satu program nasional yang mendukung ketahanan pangan.
“Kita berikhtiar agar Kopdes Merah Putih ini dapat berjalan sebagaimana harapan Bapak Presiden. Harapannya sederhana, bagaimana koperasi ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat melalui ketahanan pangan. Jadi konteksnya adalah ketahanan pangan—Kopdes ini menjadi supplier sekaligus distributor,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan pendamping dan narasumber dalam menyampaikan materi pelatihan, sekaligus mendorong peserta untuk memaksimalkan kesempatan meningkatkan wawasan serta jejaring kerja.
“Saya yakin Bapak-Ibu semua memiliki wawasan yang sangat baik untuk menyampaikan materi. Mari kita ikuti kegiatan ini dengan semangat dan kebersamaan,” tambahnya sebelum resmi membuka acara dengan bacaan Bismillah.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Pengawasan Koperasi, Irine Silviani, melaporkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk menyiapkan narasumber dan pengajar yang kompeten dalam memberikan pelatihan kepada pengurus KDKMP di seluruh kabupaten/kota se-NTB.
Irine menjelaskan bahwa 54 peserta mengikuti kegiatan Training of Trainers (TOT), terdiri atas empat peserta dari provinsi dan 50 peserta dari kabupaten/kota se-NTB. Para narasumber berasal dari Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop), yaitu Kasi Peningkatan SDM, Widya Iswara Utama, dan Widya Iswara Madya. Pelaksanaan kegiatan didukung melalui DIPA Satuan Kerja Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025.
Ia berharap kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas pendamping koperasi di daerah.
“Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam mensukseskan program KDKMP serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya menutup laporan. (Adv/*)






