Kontes & Pameran Bonsai Nasional Perdana Meriahkan HARLA KSB ke-22

oleh -160 Dilihat

Sumbawa Barat, Samawarea. Com (4/11/2025) Aroma tanah basah dan semilir angin pagi di Lapangan Masjid Agung KTC hari itu seolah menyatu dengan semangat para pecinta bonsai dari berbagai pelosok NTB. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kabupaten Sumbawa Barat menjadi tuan rumah Pameran dan Kontes Bonsai Nasional, sebuah momentum yang langsung mengisi perayaan Hari Jadi KSB (HARLA) ke-22 dengan warna seni yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Acara yang digelar oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Sumbawa Barat ini resmi dibuka Selasa (4/11/2025), dan sejak pagi lokasi kegiatan telah dipenuhi para peserta, penikmat seni, hingga masyarakat yang penasaran ingin melihat lebih dekat keindahan miniatur pohon-pohon bernilai tinggi tersebut.

Deretan pejabat daerah tampak memberikan dukungan langsung, di antaranya Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., Asisten Pemerintahan dan Kesra Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov., Asisten Administrasi Umum dr. H. Syaifuddin, Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Suhadi, S.P., M.Si., serta Wakil Ketua DPRD KSB Merliza, S.SOS.I., M.M.

Wakil Bupati KSB, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., meresmikan pameran tersebut dengan penuh apresiasi. Dalam sambutannya, ia menyebut bahwa kehadiran event berskala nasional ini bukan hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga membuka ruang baru bagi perkembangan seni bonsai di KSB.

“Pemilik bonsai adalah orang-orang khusus yang memiliki seni, nilai budaya, kemahiran, serta kesabaran dalam merawatnya. Sumbawa Barat dengan terbuka menyambut dan mendukung event seperti ini untuk terus dilaksanakan di KSB,” ujarnya.

Wabup juga berharap ajang pameran ini dapat menjadi pintu lahirnya generasi baru pebonsai lokal.

“Harapannya, pameran ini dapat melahirkan peminat bonsai baru,” tambahnya.

Sebelum digelar untuk umum, proses kontes bonsai sudah berlangsung sejak 2–4 November. Ketua PPBI Cabang KSB, Mars Anugerainsyah, S.Hut., M.Si., CGCAE, mengungkapkan bahwa penilaian dilakukan langsung oleh tim juri PPBI Pusat yang didatangkan khusus ke KSB.

“Barulah pada hari ini, hasil karya yang telah dinilai tersebut dibuka untuk dinikmati langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Puluhan bonsai berbagai kelas—dari gaya formal upright hingga cascade—dipamerkan, masing-masing dengan karakter unik yang mencerminkan kreativitas para pebonsai NTB.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula pelantikan Pengurus PPBI Cabang Sumbawa Barat periode 2025–2029 oleh PPBI Pusat. Pelantikan ini menjadi simbol dimulainya babak baru pembinaan seni bonsai di daerah, memberi harapan akan semakin banyak kegiatan dan komunitas tumbuh di masa mendatang.

Masyarakat KSB dan sekitarnya dipersilakan hadir untuk menikmati keindahan bonsai-bonsai terbaik yang ditampilkan. Pameran berlangsung pada 5–6 November 2025 di Lapangan Masjid Agung, Kompleks KTC.

Dengan antusiasme masyarakat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Pameran dan Kontes Bonsai Nasional perdana ini bukan hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga tonggak baru bagi dunia seni bonsai di Sumbawa Barat. Semangat HARLA ke-22 pun terasa makin hidup—tenang, anggun, namun penuh energi—seperti bonsai yang dirawat dengan sepenuh hati.

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *